hero
Petugas kebersihan membersihkan sampah di kolong Jalan Tol Tanjung Priok, Jakarta. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

20 April 2018, 16:35 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memprediksi pembersihan sampah di kolong jembatan tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara tuntas dalam waktu sebulan. Saat ini, tumpukan sampah di sana sedang dibersihkan.

"Jadi nanti setelah dibereskan oleh Dinas Lingkungan Hidup, kira-kira satu bulan, kami akan koordinasikan lagi," ujar Sandiaga, di Jakarta, Jumat, 20 April 2018.

Sampah di kolong tol Tanjung Priok. (NET)

 

Sandiaga mengatakan setelah pembersihan, pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencarikan lahan tempat pembuangan sampah bagi warga Tanjung Priok. Dia tidak ingin kolong jembatan itu menjadi sarang limbah warga.

"Nanti kami carikan. Itu tugas kami Pemprov DKI Jakarta untuk mengarahkan," ujar Sandiaga. "Sementara mereka bisa melakukan pembuangan sampah."

Tumpukan sampah di kolong tol Tanjung Priok yang sudah ada sejak puluhan tahun silam. (NET)

 

Sandiaga juga nantinya akan berkoordinasi dengan pengelola tol Wiyoto Wiyono. Pemerintah Provinsi, kata politikus Gerindra itu, akan meminta manajemen tol membuat pagar di kolong jembatan.

"Soalnya kalau yang punya lahan tidak memagari dan tidak menjaga, pasti akan dipakai warga untuk membuang sampah (lagi)," ujar Sandiaga. "Warga kan kesadarannya masih sangat rendah. Dan itu yang menimbulkan penyakit."

Tumpukan sampah di  Tol Wiyoto Wiyono. (NET)

 

Isu permasalahan sampah di ibu kota kembali mencuat. Setelah menjadi sorotan lantaran hamparan sampah di pesisir Teluk Jakarta beberapa waktu lalu, kini giliran potret suram lautan sampah di kolong tol Wiyoto Wiyono.

Tol itu adalah terusan jalan bebas hambatan Jagorawi yang menghubungkan Cawang dengan Tanjung Priok. Jalan berbayar itu dibuat tinggi karena di bawahnya ada jalan raya.

Di Tanjung Priok, Jakarta Utara, kolong tol dimanfaatkan warga untuk membuang sampah. Diduga penumpukan sampah di kolong tol itu sudah terjadi sejak puluhan tahun silam.

DELVIANA AZARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments