hero
Kura-kura Sungai Mary. (MASHABLE)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

18 April 2018, 07:00 WIB

AUSTRALIA

Bukan cuma manusia, kura-kura juga bisa memiliki rambut mohawk seperti anak punk. Tapi tidak sembarang kura-kura, hanya Kura-kura Sungai Mary (Mary River Turtle) dengan nama spesies Elusor Macrurus yang bisa memilikinya.

Bukan rambut sungguhan. Benda hijau runcing yang menutupi kepala serta tubuhnya merupakan ganggang yang tumbuh akibat Kura-kura Sungai Mary terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam air.

"Kura-kura Sungai Mary dapat menghabiskan banyak waktu di dalam air yang menyebabkan beberapa dari mereka menjadi tertutup ganggang dan menghasilkan mode rambut hijau terang," ujar Rikki Gums dari Imperial College London.

Kura-kura Sungai Mary. (KAAB)

Tak hanya rambut jabrik, Kura-kura Sungai Mary memiliki keunikan dalam cara bernapas, yaitu melalui alat kelaminnya. Terdapat kelenjar di lubang kloaka organ reproduksi yang membuat kura-kura ini dapat bernapas di dalam air selama 72 jam. Organ ini juga digunakan untuk membuang urin, kotoran, dan mengeluarkan telur.

"Mereka memiliki organ khusus di kloaka yang mampu mengolah oksigen dari air di sekitar mereka" ujar Rikki.

Kura-kura Sungai Mary. (THE GUARDIAN)

Hewan unik yang hanya bisa ditemukan di Sungai Mary, Australia ini baru saja ditambahkan dalam daftar reptil yang terancam punah atau daftar 'EDGE of Existence' oleh Zoological Society of London (ZSL).

Kura-kura Sungai Mary mengalami penurunan populasi lantaran pembangunan bendungan di Sungai Mary yang mengganggu habitatnya serta pengambilan telur-telurnya untuk dipelihara. Hewan ini sempat populer menjadi hewan peliharaan di tahun 1970 dan 80-an. Butuh waktu lama bagi sistem reproduksi Kura-kura Sungai Mary untuk siap berkembang biak.

"Kura-kura Sungai Mary membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai kematangan seksual, mereka tidak berkembang biak sebelum usia 25 tahun," kata ZSL.

Kura-kura Sungai Mary. (DAILY MIRROR)

Sayangnya, reptil yang terancam punah terkadang tidak mendapat perhatian dibandingkan burung dan mamalia yang terancam punah.

"Layaknya harimau, badak, dan gajah, kita harus melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan hewan-hewan unik dan sering terlupakan seperti ini. Banyak reptil EDGE yang menjadi satu-satunya yang selamat dari garis keturunan hewan purba," tambah Rikki yang ikut membantu menyusun daftar 'EDGE of Existence'.

MASHABLE | ASIA ONE

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments