hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

16 April 2018, 13:40 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Unit Pengelola Teknis untuk rumah DP 0 rupiah dibentuk hari ini, Senin, 16 April 2018. Setelah pembentukan UPT, maka penjualan unit rumah bisa dimulai.

"Hari ini baru dibentuk dulu UPT-nya, nanti baru ditunjuk personelnya. Setelah itu akan diumumkan kapan proses pendaftaran untuk rumah DP 0 rupiah ini," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI.

Setelah pembentukan UPT, Sandiaga akan memastikan peraturan gubernur telah ditandatangani Gubernur DKI Anies Baswedan. Pergub, lanjut Sandiaga, akan dicek hari ini.

Contoh bagian dalam rumah DP 0 rupiah. (Screenshot Instagram @aniesbaswedan)

Selain pergub tentang UPT, Gubernur Anies akan menandatangani pergub tentang pembiayaannya. Jika ini selesai, Sandi memperkirakan, rumah DP 0 rupiah bisa dijual sekitar dua pekan setelah pembentukan UPT.

Sandi juga mengingatkan, UPT bisa membatalkan pembelian jika ada oknum yang menjual kembali rumah tersebut. "Tidak ada toleransi jika unit yang sudah dipesan diperdagangkan. Kami akan langsung cancel dan memasukan unit itu ke dalam inventori kami," jelas Sandi.

Lokasi rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. (NET/Rio Pramasta)

BACA JUGA:
Begini Tampilan Rumah DP 0 Rupiah Ala Anies-Sandi
5 Syarat untuk Dapat Hunian DP Rp 0 dari Gubernur Anies

Groundbreaking rumah DP 0 rupiah sudah dilakukan pada Januari 2018 lalu. Lokasi rumah janji kampanye Anies-Sandi itu berada di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Ada 703 unit hunian yang dibangun pada tahap awal. Hunian terdiri dari 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21. Hunian tipe 36 dihargai Rp 320 juta dan tipe 21 harganya Rp 185 juta.

CHELZEA VERHOEVEN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments