hero
Aurora, hotel pertama di luar angkasa yang akan di-launching tahun 2021. (ORION SPAN)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

16 April 2018, 10:15 WIB

AMERIKA SERIKAT

Jalan-jalan ke pantai, gunung atau ke resor mewah saat liburan? Itu sih mainstream! Beberapa tahun ke depan kamu malah bisa liburan ke luar angkasa.

Enggak cuma di film-film sci-fi, perusahan teknologi Orion Span akan meluncurkan stasiun luar angkasa bernama Aurora Station pada 2021 mendatang. Stasiun luar angkasa ini akan digunakan sebagai hotel dan direncanakan mulai menerima pengunjung pada 2022.

Aurora, hotel pertama di luar angkasa yang akan di-launching tahun 2021. (ORION SPAN)

Sebagai hotel luar angkasa pertama, Aurora memiliki ukuran layaknya kabin pesawat jet pribadi (13,3 x 4,3 meter). Hotel bisa menampung 6 orang, yang terdiri dari 2 kru dan 4 pengunjung. 

Tamu yang menginap di Aurora bisa menikmati sensasi tinggal di luar angkasa selama 12 hari. Fasilitas yang disediakan mulai dari internet cepat hingga mengikuti berbagai eksperimen dan penelitian. Seperti menanam buah dan sayur, yang nantinya dapat dibawa kembali ke bumi sebagai suvenir.

Aurora, hotel pertama di luar angkasa yang akan di-launching tahun 2021. (ORION SPAN)

Aurora akan mengorbit 322 kilometer di atas bumi setiap 90 menit. Hal ini akan membuat penumpangnya bisa menyaksikan 16 kali matahari terbit dan terbenam setiap hari. 

"Misi utama kami adalah membuat lebih banyak orang ke luar angkasa dan akhirnya bisa hidup di luar angkasa," ujar Frank Bunger, pendiri dan CEO Orion Span.

Untuk menikmati kehidupan luar angkasa tanpa gravitasi layaknya astronot selama 12 hari, kamu harus membayar sekitar US$12,3 juta atau senilai Rp169 miliar. Selain itu, pengunjung juga harus melewati tahap pemeriksaan kesehatan dan mengikuti pelatihan sertifikasi selama 3 bulan secara online dan langsung di pusat pelatihan Orion Span di Texas, Amerika Serikat.

CEO Orion Span Frank Bunger. (LINKED IN)

Jika tahapan tersebut sudah kamu lewati, maka sebuah roket akan mengantarkanmu dari Bumi menuju Aurora dalam waktu 30 menit. Meski sudah membayar mahal, jangan harap ada makanan dan fasilitas  layaknya hotel bintang lima ya.

"Tujuan Aurora Station adalah para tamu dapat hidup, bernapas, dan merasakan menjadi astronot. Ini tidak akan menjadi jamuan bintang lima. Api dan gas tidak bekerja dengan cara yang sama di luar angkasa," kata Frank.

Aurora, hotel pertama di luar angkasa yang akan di-launching tahun 2021. (ORION SPAN)

Aurora Station didesain sedemikian rupa agar dapat diperluas. Nantinya Orion Span berencana menjual atau menyewakan apartemen Aurora di luar angkasa.

"Pemilik Aurora di masa depan dapat tinggal di sana, berkunjung, atau menyewakan kondominium mereka," tambahnya.

Ini memang bukan pertama kalinya perjalanan ke luar angkasa ditawarkan oleh berbagai perusahaan teknologi dunia. Desember 2017 lalu, Rusia mengatakan akan membuka perjalanan turis ke luar angkasa pada 2022. Tarifnya, US$40 juta atau sekitar Rp550 miliar untuk satu orang selama satu sampai dua minggu.

DAILY MAIL | THE VERGE

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments