hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

16 April 2018, 17:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Berawal dari coba-coba, tetapi justru jadi bisnis yang mendatangkan Rupiah. Itulah yang dialami oleh Dewi, founder Cutteristic. Usahanya berkutat pada seni memotong kertas dengan menggunakan cutter atau silet.

Dewi awalnya tak sengaja membuat kado berupa foto paper cutting untuk keponakannya. Ia memotong kertas memakai gunting kecil, tetapi ada beberapa bagian kecil yang enggak bisa dipotong menggunakan gunting. Dari situ ia mulai menggunakan cutter dan hasilnya ternyata bagus.

Dewi, founder Cutteristic. (MLD SPOT)

Hasil karyanya tersebut lantas mendapatkan sambutan positif dari beberapa teman-temannya. Tak disangka, orderan untuk membuat kado serupa berdatangan. Untuk membuat paper cutting sendiri ada tiga proses yang harus dilalui.

Pertama, membuat desain dari foto sebelum dipotong. Kedua, foto yang telah didesain lalu dipotong. Dan yang ketiga yaitu proses pengemasan atau packaging. Pada proses ini semua kertas digabungkan dalam satu bingkai.

Cutteristic. (MLD SPOT)

Untuk membuat satu desain dibutuhkan waktu setengah sampai tiga jam, tergantung kesulitan gambar atau foto. Sementara pemotongannya sendiri memakan waktu 10 jam sesuai ukuran.

Usaha yang didirikan sejak 2011 ini terus berkembang. Untuk menarik pelanggan Dewi terus berinovasi. Salah satunya dengan menawarkan pilihan packaging yang beragam sesuai permintaan pelanggan. Saat ini Dewi telah memasarkan karyanya hingga ke Singapura, Hongkong, Australia, juga beberapa negara di Eropa dan Amerika.

For more inspiring story, kunjungi ww.mldspot.com.

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments