hero
(ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

27 Maret 2018, 11:55 WIB

INDONESIA

Grab resmi mengambil alih Uber di Asia Tenggara. Pengumuman akuisisi itu dirilis Grab pada Senin kemarin. Dengan adanya akuisisi itu, maka dalam waktu dua pekan aplikasi Uber di Asia Tenggara sudah tidak bisa digunakan.

Lalu, bagaimana respons pengemudi Uber menangggapi hal tersebut? NET.Z merangkum sejumlah tanggapan juru mudi aplikasi yang berbasis di San Francisco, California, Amerika itu.

BACA JUGA:

1 Berharap Lebih Baik

Ilustrasi Uber. (ANTARA) 


Rei, pengemudi Uber Mobil, berharap akuisisi itu menjadi lebih baik. "Uber dan Grab sama-sama taksi online, ya mungkin hanya beda perusahaan," ujar Rei, Selasa, 27 Maret 2018.

Dengan bergabungnya Uber di Grab, kata Rei, dia berharap pendapatannya semakin bertambah. "Yang mungkin lebih baik. Yang paling menonjol tarif sih beda."

2Sedih

(UBER)


Amir, pengemudi Uber Motor memiliki pandangan tersendiri soal akuisisi itu. Amir berbeda pendapat dengan Rei yang berharap penggabungan Uber ke Grab akan lebih baik dari segi pendapatan.

"Mungkin disuruh registrasi ulang ke Grab. Sedih juga," ujar Amir. "Harapanya kurang tahu. Belum jelas. Teman-teman juga masih belum tahu."

3Lebih Enak di Grab

Pengemudi Grab. (ANTARA)


Navius, salah satu mantan pengemudi Uber, berharap penyatuan Uber ke Grab akan menjadi lebih enak bagi pengemudi. Menurut dia, sistem pembayaran Uber selama ini kepada driver terkendala di pencairan dana.

"Uber kebanyakan orang pakai kartu kredit jadi biaya operasional tiap hari susah," ujarnya yang kini telah beralih ke aplikasi lain. "Kalau di Grab bisa pakai kartu kredit juga, tapi bisa dicairkan (uang) detik itu juga."

4 Pengemudi Uber Daftar Ulang ke Grab

Ilustrasi aplikasi Grab. (ANTARA)


Grab menyarankan kepada mitra pengemudi Uber yang ada di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, segera mendaftarkan ulang untuk menjadi mitra Grab. Tenggat waktunya diberikan hingga 8 April 2018 untuk masa transisi.

Setelah tanggal 8 April 2018, aplikasi Uber di Asia Tenggara tidak bisa lagi digunakan. Informasi terkait migrasi tersebut akan diumumkan lebih rinci oleh manajemen Grab dalam waktu dekat.

5Memastikan Perpindahan Pengemudi Lancar

Ilustrasi akuisisi Grab terhadap Uber. (ANTARA)


Dalam keterangan tertulisnya, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata memastikan perpindahan pengemudi Uber ke Grab akan berjalan dengan lancar. Dia juga menjamin transfer driver itu tak akan dipersulit.

"Kami terbuka memungkinkan proses transisi yang lancar," ujar RIdzki. "Mitra pengemudi dan pengguna Uber dengan mudah terintegrasi dengan Grab."


SYARIFAH RAHMA | TIM LIPUTAN

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments