hero

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

20 Maret 2018, 15:50 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kejahatan skimming atau penggandaan data nasabah dengan menggunakan alat tertentu semakin meluas. Setelah menimpa nasabah BRI Kediri dan nasabah Bank Mandiri di Surabaya, Jawa Tengah tak luput dari aksi skimming. Berikut ini kronologi merangseknya sindikat skimming di Jawa Tengah.

 

1Raibnya Uang di Rekening Warga Grobogan

Joko Purnomo tak menyangka uang di rekeningnya bisa raib tiba-tiba. Warga Desa Suru, Kecamatan Geyer, Grobogan ini jadi korban skimming. Kejadian itu terjadi pada tanggal 14 Februari 2018 lalu. Joko masih ingat, saat itu sekitar pukul 2 dini hari, muncul pesan singkat  pemberitahuan adanya transaksi yang mencurigakan.  

Joko Purnomo dan istri, korban skimming di Grobogan, Jawa Tengah. (NET/Suswanto Saputro)

Terdapat delapan kali penarikan masing-masing sebesar  Rp. 1,25 juta dan 2 kali penarikan masing-masing 10 juta rupiah. “Tanggal 14 Februari mendadak saldo saya terdebet sebesar 30 juta,” kata Joko. 

2Lima Nasabah BRI Grobogan Jadi Korban Skimming

Merasa tidak melakukan transaksi penarikan, keesokan harinya Joko langsung melapor ke Bank BRI Unit Geyer. Setelah dilakukan print out, ternyata benar ada 10 kali transaksi penarikan dengan total 30 juta rupiah. Joko langsung melaporkan kejadian ini ke Bank BRI Cabang Purwodadi. Benar saja, BRI menyatakan rekening Joko terkena skimming. 

Print out transaksi di buku rekening Joko Purnomo. (NET/Suswanto Saputro)

Ternyata Joko merupakan korban ke-5 yang melapor ke Bank BRI Cabang Purwodadi. Para korban diarahkan menghubungi BRI Pusat melalui call center untuk memantau perkembangan proses investigasi.

3BRI Mengembalikan Dana Korban Skimming

“Setelah menunggu 20 hari kerja katanya dana sudah tahap pengembalian. Sempat ragu waktu akan molor lagi atau tidak, tapi hari ini tanggal 20 Maret, Alhamdulillah dikembalikan secara utuh dan penuh,” ujar Joko.
 
Selama proses tersebut, korban sengaja tidak melaporkan ke pihak yang berwajib lantaran sudah mendapatkan jaminan dari BRI. Kendati demikian korban mengaku trauma dengan kejadian tersebut.

Detail buku rekening Joko Purnomo yang menjadi korban skimming. (NET/Suswanto Saputro)

 

4Polisi Pantau ATM di Sekitar Semarang

Selasa siang, petugas Kepolisian Sektor Semarang Timur memeriksa belasan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah bank. Pemeriksaan difokuskan ke ATM BRI yang tidak dijaga.Patroli bertujuan mengecek ada tidaknya benda mencurigakan yang mungkin dipasang oleh pelaku sindikat skimming. 

Polisi menyisir ATM di sekitar Semarang, Jawa Tengah. (NET/Yusuf Hanggara)

Selain ATM BRI, petugas juga mengecek ATM bank lain dan kamera pengawas atau CCTV. Dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya alat skimming yang terpasang.

Polisi meningkatkan kewaspadaan dengan memantau ATM di sekitar Semarang. (NET/Yusuf Hanggara)
Polisi meningkatkan kewaspadaan dengan maraknya skimming di Jawa Tengah. (NET/Yusuf Hanggara)

”Ada salah satu pom bensin yang menjadi ATM centre yang semua bank ada dan tidak hanya BRI saja, karena tidak menutup kemungkinan kejahatan ini dilakukan di mesin ATM yang lain,” kata Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Sampurna.

SUSWANTO SAPUTRO | YUSUF HANGGARA 

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments