hero
(NET/Yudha Wardana)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

20 Maret 2018, 13:40 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Lima pelaku skimming telah dibekuk polisi, namun laporan nasabah bank yang jadi korban terus bertambah. Setelah nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kediri, kini giliran nasabah Bank Mandiri di Surabaya yang geger karena raibnya uang secara misterius di rekening mereka. Berikut ini fakta-fakta penting terkait peristiwa tersebut.

1Geger Nasabah Bank Mandiri Surabaya

Senin sore, 19 Maret 2018, puluhan nasabah Bank Mandiri mendatangi kantor Bank Mandiri KCP Surabaya Graha Pena, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Seluruh nasabah ini melaporkan uang dalam rekening mereka yang hilang misterius. Beberapa juga melaporkan pemblokiran kartu ATM mereka secara sepihak oleh bank. 

Nasabah Bank Mandiri melaporkan hilangnya uang di rekening mereka. (NET/Yudha Wardana)

 

2Transfer Misterius ke Rekening Malaysia

Rata-rata nasabah Bank Mandiri Surabaya yang melapor ini kehilangan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Mereka mengaku uang di dalam rekeningnya mentransfer otomatis ke salah satu nomor rekening yang beralamat di negeri jiran, Malaysia. Korban semakin yakin jadi korban skimming setelah pihak operator bank menelpon dan menjelaskan adanya proses transfer yang mencurigakan dari akun rekening miliknya.

Sejumlah nasabah mendatangi Bank Mandiri KCP Surabaya Graha Pena, Senin siang, 19 Maret 2018. (NET/Yudha Wardana)

“Saya merasa kena bobol ketika Sabtu kemarin (17 Maret 2018) ada telpon dari Bank Mandiri pusat dari 021 yang sifatnya konfirmasi dan menanyakan kepada saya apakah saya melakukan transaksi pada hari itu? Saya jawab iya, pagi-pagi saya mengambil seratus ribu,” papar Nanang Purwono, seorang nasabah yang melapor di Bank Mandiri Surabaya. 

“Tapi kemudian begitu dia tanya apakah ada transfer senilai dua ratus ringgit ke Malaysia? Itu yang saya kaget, karena saya merasa sama sekali tidak melakukan transfer ringgit ke Malaysia. Lantas yang di bank mengatakan nomor ATM anda di blokir,” lanjut Nanang.

3Korban Skimming Terus Bertambah

Polisi masih mengantongi 80 laporan dari nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Jika benar nasabah Bank Mandiri juga merupakan korban modus kejahatan serupa, maka bertambah panjang pula korban skimming di Indonesia.
 
“Delapan laporan awal di Jatim berkembang 33 laporan dan sekarang menjadi 78 laporan. Ada beberapa lagi di Surabaya, di luar lokasi Kediri,” kata Frans.

ATM Bank Mandiri di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. (NET/Yudha Wardana)

Usai diramaikan oleh laporan nasabah terkait dugaan praktek skimming, petugas Bank Mandiri langsung mengecek kondisi mesin ATM Bank Mandiri di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Namun pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait laporan nasabahnya ini.  

4Polisi Terjunkan Tim Cyber Mabes Polri ke Jawa Timur

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, mengatakan bahwa Polri akan menerjunkan tim investigasi untuk memeriksa kebenaran laporan hilangnya uang dalam rekening milik puluhan nasabah Bank Mandiri yang diduga menjadi korban kejahatan skimming. 

Polisi tangkap warga Bulgaria pelaku skimming di Jakarta, Senin, 19 Maret 2018. (NET/Octa Barry)

Mulai Selasa ini, Tim Cyber Mabes Polri juga diterjunkan ke Jawa Timur untuk mengintensifkan penanganan tindak kriminal skimming. “Nah kita sekarang menurunkan tim dari Mabes Polri untuk bekerja, timnya datang hari ini,” ujar Frans.

YUDHA WARDANA

7

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments