hero
(SETKAB)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Februari 2018, 09:40 WIB

INDONESIA

Presiden Joko Widodo hingga saat ini belum meneken Undang-undang tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Menurut Presiden, beleid itu kini masih tergeletak di mejanya.

Ada beberapa pertimbangan politikus PDI Perjuangan itu masih ogah menandatangani undang-undang yang baru disahkan di parlemen pada Senin pekan lalu. Salah satunya adalah terkait kepentingan yang lebih luas.

BACA JUGA:

"Saya memahami keresahan yang ada di masyarakat," ujar Presiden, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu, 21 Februari 2018, malam. "Ada yang mengatakan politik sama hukum kok ada campur aduk, itu pendapat yang saya baca."

Presiden khawatir beleid itu berdampak luas. "Saya kira semuanya tidak ingin ada penurunan kualitas demokrasi kita. Sampai saat ini sudah ada di meja saya. Karena saya ingin ada kajian perlu tanda tangan atau tidak."

Diteken atau tidaknya UU MD3 dalam 30 hari tetap akan sah dan bisa diundangkan. Presiden sadar akan hal itu. Namun dia memiliki sikap yang jelas.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas (kiri) menyerahkan berkas pembahasan revisi UU MD3 kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon pada Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 12 Februari 2018. (ANTARA)

 

"Itu risiko yang sudah ada di undang-undang, jadi memang saya tanda tangani atau tidak sama saja," ujar dia. "(Kalau) saya tanda tangani, nanti masyarakat menyampaikan ini mendukung penuh. Tak ditanda tangani juga itu berjalan."

Presiden malah menyarankan dan mendukung masyarakat yang tidak puas terhadap produk undang-undang itu menggugat ke Mahkamah Konstitusi. "Silakan berbondong-bondong ke MK untuk judicial review."

WILI AZHARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments