EDITOR : REZA ADITYA

18 Januari 2018, 10:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membuat suatu kebijakan yang mencengangkan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan membuat regulasi yang membolehkan becak kembali beroperasi di Jakarta.

"Tapi jangan membayangkan becak berada di jalan-jalan di Jakarta," kata Anies, di kantornya, Rabu, 17 Januari 2018. "Tidak ada rencana itu, Anda jangan berimajinasi ke sana."

Anies menjelaskan becak itu nantinya dibolehkan beroperasi hanya di tempat-tempat tertentu di Jakarta. Mantan Rektor Universitas Paramadina itu akan mendata warga yang memang membutuhkan becak sebagai alat transportasi.

Tukang becak mengangkut penumpang saat melintas di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta, Selasa, 16 Januari 2018. (ANTARA)

 

"Ini adalah kebijakan untuk mengatur becak yang senyatanya ada di Jakarta," ujar dia. Anies juga mengatakan data dari Serikat Becak Jakarta (Sebaja) menyebut ada 1.000 penggowes becak yang tersebar di beberapa daerah di ibu kota.

Kebanyakan operasi becak di Petak Sembilan, Glodok; Kampung Bahari, Tanjung Priok; Tanah Pasir, Jelambar; Pejagalan dan Koja. Anies menduga becak-becak itu tetap beroperasi karena masih ada warga yang membutuhkannya.

Pengoperasian becak di daerah-daerah itu melanggar Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Beleid itu diteken pada era Gubernur Sutiyoso.

Becak yang masih beroperasi di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta. (ANTARA)

 

Itu sebabnya, becak yang beredar di beberapa daerah saat ini sering dikejar dan ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja. Anies tak ingin tukang becak itu mendapatkan intimidasi dari aturan yang dianggapnya tak berpihak kepada rakyat.

Anies mengatakan akan menyusun instrumen hukum baru yang membolehkan becak beroperasi di wilayah tertentu di ibu kota. Instrumen hukum yang dimaksud Anies adalah peraturan gubernur.

"Jadi nanti kami atur supaya mereka (tukang becak) punya kejelasan," ujar Anies. "Dan dengan begitu sekalian harapannya adalah Jakarta terasa sebagai tempat untuk semua. Bukan untuk sebagian orang saja."

ESTHER CRAMER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments