hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

18 Januari 2018, 20:05 WIB

INDONESIA

Go-Jek kembali mendapat suntikan dana dari perusahaan asing. Investasi kali ini datang dari Google (AS), Meituan-Dianping (China), dan Temasek (Singapura).

Tidak disebutkan besaran dana yang dikucurkan. Namun, orang dalam yang mengetahui proses ini menyebut, founding round terbaru Go-Jek dari ketiga perusahaan tersebut mencapai US$ 1,2 miliar atau Rp 16 triliun.

Investasi ini mendorong nilai valuasi Go-Jek ke angka US$ 4 miliar atau Rp 53,3 triliun. Menguntit kompetitor mereka di Asia Tenggara, Grab, yang memiliki nilai valuasi sebesar US$ 6 miliar atau Rp 80 triliun.

Sejatinya, kabar mengenai investasi Google di Go-Jek sudah tercium sejak tahun lalu, saat rombongan pegawai Google mengunjungi markas Go-Jek di Jakarta. Niat ini semakin kuat setelah raksasa Cina--Tancent dan JD.id--menaruh duitnya Maret 2017.

Kabar mengenai investasi Google di Go-Jek sudah tercium sejak tahun lalu, saat rombongan pegawai Google mengunjungi markas Go-Jek di Jakarta. Niat ini semakin kuat setelah raksasa Cina--Tancent dan JD.id--menaruh duitnya Maret 2017. (NET)

Pada sesi pendanaan sebelumnya, Tencent disebut-sebut menggelontorkan dana senilai US$ 150 juta atau Rp 2 triliun untuk Go-Jek. JD.com lantas menyusul dengan menanam US$ 100 juta atau Rp 1,3 triliun. 

Setelah Tancent dan JD.id bergabung, lalu menyusul dibelakangnya adalah KKR, Warburg Pincus, Sequoia Capital, Northstar Group, DST Global, dan NSI Ventures. Tidak diketahui secara gamblang berapa nilai investasi dari masing-masing perusahaan yang berkecimpung di bisnis permodalan tersebut.

TECH CRUNCH

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments