hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

16 Januari 2018, 16:35 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Unit Pelaksana Teknis Museum Bahari mendata semua koleksi museum yang terbakar. Anies juga menginginkan koleksi museum yang hangus dilalap api dibuat replikanya.

"Kami memiliki dokumentasi-dokumentasinya, mudah-mudahan kami bisa buatkan replikanya sehingga bisa menjadi bagian dari perjalanan sejarah museum ini," kata Anies di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 16 Januari 2018.

Petugas mengamankan koleksi Museum Bahari saat kebakaran di Penjaringan, Jakarta, Selasa, 16 Januari 2018. (ANTARA/Galih Pradipta)

Anies meminta pihak museum untuk mengamankan koleksi yang bisa diselamatkan. Ia juga mengingatkan agar museum tidak dimasuki orang yang tidak berkepentingan.

"Isolasi tempat ini dari orang-orang yang tidak berkepentingan, karena kita harus mengamankan koleksi ada di sini. Jadi hanya yang berkepentingan bisa masuk," ujar dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memantau pemadaman Museum Bahari yang terbakar. (NET/Edwan Nurvicta)

Anies mengungkapkan terbakarnya koleksi museum yang memiliki nilai sejarah itu, kerugiannya tidak bisa dihitung dengan uang. "Gedungnya bisa dihitung, harga genteng, eternitnya, tapi barangnya itu priceless, tidak bisa dinilai pakai rupiah," sambungnya.

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, jakarta-tourism.go.id, Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Petugas memadamkan api di dalam Museum Bahari. (NET/Farabi Ferdiansyah)

Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Juga peralatan yang digunakan oleh pelaut pada masa lalu seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam.

Wali Kota Jakarta Utara Husein Muradh mengatakan, pihaknya akan langsung membenahi museum pascaproses pemadaman dan pendinginan. Area museum akan disterilisasi untuk memberi kesempatan pemeriksaan tim ahli dan pihak kepolisian.

Koleksi Museum yang selamat dari kebakaran. (NET/Farabi Ferdiansyah)

Petugas juga akan memastikan koleksi museum yang terbakar dan yang tersisa. "Petugas akan bekerja, baik dari kepolisian maupun tim ahli sejarah," kata Husein.

Saat ini polisi telah memulai olah tempat kejadian perkara. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto mengatakan proses olah TKP dilakukan personel Polres Metro Jakarta Utara dibantu tim Puslabfor Polri.

Reza mengatakan sudah ada dua orang yang diperiksa terkait kejadian ini. Mereka adalah petugas kebersihan dan petugas keamanan.

Dari mereka, lanjut Reza, polisi mendapat keterangan awal penyebab kebakaran. "Dari petugas kebersihan sementara dilaporkan dari kabel yang terbakar, meleleh dan jatuh ke bahan yang bisa terbakar di bawahnya," kata dia.

Kobaran api saat melalap gedung Museum Bahari di Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. (ANTARA/Hadi Abdat)

BACA JUGA:
Museum Bahari Kebakaran
Museum Bahari, Terbakar Setelah Dipugar

Museum Bahari terbakar sekitar pukul 09.00 WIB. Kebakaran menghanguskan gedung C dan sebagian gedung A.

FRANSISCO DIAZ | ANDRI PRASETYO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments