hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

9 Januari 2018, 18:30 WIB

THAILAND

Kota Phuket, Thailand, terkenal dengan keindahan pantainya. Tapi kota ini enggak cuma punya garis pantai yang kece. Coba deh sempetin main-main ke kawasan kota tuanya. Jaraknya sih lumayan dari kawasan pantai. Kalau dari Patong, naik tuk-tuk sekitar setengah jam sampai 45 menit perjalanan.

Old Town Phuket dipenuhi bangunan-bangunan tua bergaya sino Portugis. Kawasan ini menjadi saksi pengaruh Eropa di Phuket sekitar abad 16 hingga 18. Kota ini mengundang kedatangan kaum kolonial karena kekayaan timah yang dimilikinya. Saat itu, timah masih menjadi komoditi mahal. Sementara para pekerja tambangnya banyak datang dari Cina. Kala itulah bangunan-bangunan yang kini terpelihara cantik warna-warni, bermunculan.

Bangunan tua dengan warna-warni cerah. (NET/Marlia)

Sebagian besar rumah-rumah kuno masih dihuni. Sebagian lagi ada yang menjadi penginapan, toko, butik, hingga resto apik. Meski begitu, perubahan fungsi hunian tak mengubah tema arsitektur bangunan.

Di beberapa sudutnya, Old Town Phuket dihiasi mural. Pengunjung bisa beristirahat sejenak di spot-spot ini sambil foto-foto tentunya. Di era instagram kayak sekarang, keberadaan wisatawan yang gemar berselfie, membuat banyak tempat wisata menyediakan fasilitas narsis ini.

Mural di kota tua Phuket. (NET/Marlia)

Menikmati kota tua Phuket paling pas adalah dengan berjalan kaki. Sebab kalau bawa mobil (rental) susah parkirnya. Sayang juga kalau menuh-menuhi sepotong tempat cantik ini dengan antrean kendaraan. Bisa juga naik Tuk-tuk dan taksi. Nah, karena sebagian ruas jalan di kota tua Phuket dibikin satu arah. Biar gampang dapat taksi atau tuk-tuk, kita mesti sedikit jalan keluar, menuju jalan yang lebih besar. Menyusuri trotoarnya tak menjadi kegiatan membosankan. Ada saja bangunan antik yang sedap dipandang.

Salah satu coffee shop yang kece banget. (NET/ Marlia)

Selain enak buat jalan-jalan dan lihat-lihat, di Old Town Phuket juga banyak cafe, resto atau warung kopi. Jadi kalau mau makan, atau minum sambil kongkow, tinggal pilih. Ada yang bertemakan kolonial, ada juga yang bernuansa Tiongkok, atau lokal Thailand. Oiya, untuk urusan toilet juga enggak perlu khawatir. Karena toilet umum juga tersedia dan bersih.

Kota tua Phuket sangat pas untuk pecinta sejarah. (NET/Marlia)

Old Phuket Town, jadi salah satu contoh kota yang mempertahankan keaslian dan nilai-nilai sejarah kotanya. Seperti halnya kota-kota tua di negara manapun, selain mempunyai nilai plus untuk kota dan negaranya, kehadiran kota tua akan berimbas postif juga buat kunjungan pariwisata. Gedung bersejarah dengan aristekturnya yang khas, menjadi atraksi yang berbeda yang di tawarkan kota tua.

MARLIA YOSSIE 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments