hero
Hasil pemungutan suara di majelis sidang PBB terkait status Jerusalem. (UN)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Desember 2017, 09:10 WIB

AMERIKA SERIKAT

Pemungutan suara di sidang istimewa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait deklarasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendeklarasikan Jerusalem ibu kota Israel telah usai. Hasilnya, 128 negara menentang klaim Trump.

Seperti dilansir di situs resmi PBB, un.org, Kamis, 21 Desember 2017 waktu setempat, hanya 9 negara yang mendukung deklarasi politikus Partai Republik AS itu. Sedangkan 35 negara lainnya abstain.

Daftar negara yang ikut voting di sidang PBB. (Haaretz)

 

BACA JUGA:
Trump Ancam Negara Pendukung Palestina
PBB Gelar Sidang Istimewa Tentukan Nasib Jerusalem
AS Veto Rancangan Resolusi PBB Terkait Yerusalem

"Majelis menyatakan penyesalan mendalam atas keputusan baru-baru ini mengenai status Jerusalem," demikian pernyataan PBB dalam situs resminya. "Status terakhir Kota Suci harus diselesaikan melalui negosiasi dengan resolusi PBB yang relevan."

Sembilan negara yang menyokong deklarasi Trump adalah Guatemala, Honduras, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau, Togo. Sedangkan 35 negara yang abstain di antaranya Australia, Kanada, Meksiko, Filipina, Bosnia-Herzegovina.

Negara penentang deklarasi Trump di sidang istimewa PBB itu menuntut Amerika Serikat mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB. Isi beleid antara lain dilarang mengubah status Jerusalem dan menempatkan perwakilan diplomatik.

Pengubahan status Jerusalem dalam resolusi PBB sebelumnya diharuskan melalui perundingan antara dua negara yang bersengketa. Dalam hal ini adalah Palestina dan Israel.

Suasana pemungutan suara di sidang majelis PBB terkait status Jerusalem. (UN)

 

Juru bicara Presiden Palestina, Nabil Abu Rudeina, senang mendengar hasil pemungutan suara di sidang PBB. Nabil berterima kasih kepada negara-negara penentang Trump. Dia juga menyatakan hal itu merupakan kemenangan bagi negaranya.

"Keputusan ini menunjukkan bahwa Palestina mendapat dukungan dari dunia internasional," ujar dia. "Tidak ada keputusan yang dibuat oleh pihak manapun dapat mengubah kenyataan tentang status Jerusalem."

NYT | UN | AL JAZEERA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments