hero
Warga menyaksikan rumah yang ambruk akibat gempa bumi di Desa Sumelap, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu dinihari. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

16 Desember 2017, 09:05 WIB

INDONESIA

Gempa yang mengguncang Jawa bagian selatan dengan kekuatan 6,9 skala richter pada Jumat malam mengakibatkan dua orang tewas. Mereka yang tewas lantaran tertimpa tembok rumahnya yang roboh.

"Penanganan darurat gempa yang mengguncang bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus dilakukan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu, 16 Desember 2017.

Gempa di Jawa Barat pada Jumat malam 6,9 skala richter menyebabkan bangunan roboh. (BNPB)

 

Identitas mereka yang tewas adalah Dede Lutfi, 62 tahun, warga Desa Gunungsahari, Sadananya, Ciamis. Korban kedua yaitu Aminah, 80 tahun, warga Sugihwaras, Kauman, Pekalongan.

Sutopo mengatakan daerah yang paling parah terdampak gempa adalah Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Pekalongan, Banyumas, Brebes, dan Banjarnegara.

Pusat gempa berada 6 kilometer arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. "Maka daerah terdampak guncangan keras adalah Tasikmalaya, Pangandaran, dan Ciamis," kata Sutopo.

Kondisi ruangan hemodialisa yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitude 6,9 SR, di RSUD Banyumas. (ANTARA)

 

Sutopo mengatakan di daerah itu 17 rumah rusak parah, 59 rumah rusak sedang, dan 10 rumah rusak ringan. Di Jawa Tengah, 26 rumah rusak berat dan 6 rumah rusak sedang.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 23.47 WIB itu memicu peringatan dini tsunami. Beruntung pada Sabtu dinihari, BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami dari gempa yang membuat warga terdampak panik.

TIM LIPUTAN

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments