hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

7 Desember 2017, 16:35 WIB

AMERIKA SERIKAT

Dunia mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Beberapa pemimpin negara mengecam keputusan sepihak AS atas sengketa Palestina dan Israel itu.

“Status akhir Jerusalem harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara kedua pihak dengan dasar resolusi terkait Sidang Umum dan Dewan Keamanan dengan memperhatikan kepentingan sah kedua belah pihak,” ujar Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres seperti dilansir CNN, Kamis, 7 Desember 2017.

Warga Palestina menonton pernyataan Presiden AS Donald Trump. (AP)

Tidak hanya PBB, reaksi juga timbul dari masyarakat global. Di kota-kota besar Turki, ribuan orang turun ke jalan meneriakkan yel-yel anti Trump. Mereka juga membawa poster mendukung warga Palestina.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam tindakan Trump yang dianggap ceroboh.

“Semua langkah yang mengubah status Jerusalem yang telah ditentukan oleh PBB harus dijauhi," kata Erdogan dalam konferensi pers bersama dengan Raja Jordania Abdullah II di Ankara, seperti dikutip Anadolu.

Warga Turki turun ke jalan protes pernyataan Trump. (Anadolu Agency)

Kecaman juga datang dari Prancis. Presiden Perancis Emmanuel Macron menilai Amerika telah melanggar hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Keputusan ini sangat disayangkan dan Perancis tidak menyetujuinya,” kata Macron.

Pengunjuk rasa membakar poster Trump di Palestina. (AP)

BACA JUGA:
Cerita Di Balik Syal Palestina Menteri Retno Saat Kutuk Trump
Presiden Jokowi Perintahkan Menlu Retno Panggil Dubes AS terkait Jerusalem
Akan Telepon Trump? Presiden Jokowi: Setelah Sidang OKI
Trump Akui Jerusalem Ibu Kota Israel

Sebelumnya, Trump mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Rabu malam waktu Amerika. Ia juga akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Jerusalem.

“Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya secara resmi mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel,” kata Trump di Gedung Putih seperti dilansir VOA.

FARABI FERDIANSYAH | ANADOLU | VOA | CNN

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments