hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

7 Desember 2017, 11:10 WIB

AMERIKA SERIKAT

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal itu disampaikan Trump dalam pidato resminya.

"Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya secara resmi mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Trump di Gedung Putih seperti dilansir VOA, Rabu, 5 Desember 2017.

Presiden AS Donald Trump. (AP Photo)

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis pagi waktu Indonesia itu, Trump menyinggung Presiden AS sebelumnya yang menolak mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel. 

"Presiden sebelumnya telah gagal mewujudkan janji yang selalu dikampanyekan selama ini, saya mewujudkannya. Saya menilai hal ini adalah kepentingan terbaik Amerika Serikat dalam mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina," kata Trump.

Pemerintah AS, lanjut Trump, akan memulai proses perpindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (AP Photo)

Pengumuman Trump disambut hangat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Keputusan Presiden Trump merupakan langkah penting menuju perdamaian, karena tidak ada perjanjian perdamaian yang tidak memasukkan Jerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Netanyahu seperti dilansir CNN.

Netanyahu juga mendorong negara lain untuk bergabung dengan Amerika dalam mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Sementara, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk dan menolak keputusan Trump. Berpidato di televisi Palestina seperti dilansir Al Jazeera, Abbas mengatakan bahwa tindakan tersebut berarti sama dengan mencabut peran AS sebagai mediator perdamaian.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas . (AL JAZEERA)

Abbas juga menilai keputusan itu tidak hanya membahayakan perdamaian Israel-Palestina, tapi juga dapat menyebabkan perang. Ia memperingatkan kemungkinan adanya organisasi ekstremis mendapat alasan melakukan perang antar agama.

"Keputusan ini membantu organisasi ekstremis untuk melakukan perang agama yang akan membahayakan seluruh wilayah yang mengalami masa-masa kritis dan akan membawa kita ke dalam perang yang tidak akan pernah berakhir," kata Abbas.

Jerusalem menjadi kota yang diperebutkan selama beberapa dekade. Sebuah kota yang dianggap suci oleh umat Yahudi, Islam, dan Kristen.

VOA | CNN | AL JAZEERA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments