hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

7 Desember 2017, 06:05 WIB

AUSTRALIA

Australia dikenal sebagai negara yang memiliki taraf gaji yang tinggi. Enggak heran banyak orang dari negara lain berdatangan untuk meniti karir di Australia, termasuk orang Indonesia.

Sayangnya, untuk bisa bekerja di Negeri Kangguru ini bukan perkara yang mudah. Sebab, para pendatang dari luar sering kesulitan untuk mendapatkan visa bekerja di Australia. Tapi jangan sedih dulu, meski begitu kamu masih tetap bisa bekerja secara legal kok.

Kebun tomat di Australia. (NET/Ahmad Syukri)

Caranya dengan mengajukan Working Holiday Visa. Setiap tahunnya, pihak Imigrasi selalu menyediakan kuota sebanyak 1.000 orang bagi penduduk Indonesia. Proses dan alur pembuatannya juga tidak sesulit pengajuan visa untuk bekerja loh.

Salah satu contoh perusahaan yang menerima Working Holday Visa adalah  perushaan perkebunan. Enggak perlu tes kepintaran untuk bisa bekerja di tempat ini, hanya butuh tenaga dan kesiapan untuk bekerja dalam cuaca panas.

Kebun tomat di Australia. (NET/Ahmad Syukri)

Salah satu tempat yang bisa kamu datangi adalah kebun tomat yang berada di Bowen, Queensland. Di sini, terdapat puluhan hektar kebun tomat. Untuk memanen tomat, para pekerja di Australia biasanya menggunakan mesin khusus yang dioperasikan oleh 24 orang.

Mesin tersebut akan berjalan pelan melintasi row kebun, lalu pekerja yang duduk di sisi mesin dengan sigap mengambil buah dan meletakannya di keranjang. Dari keranjang tersebut, buah tomat akan dibawa naik oleh confeyor dan akan disortir oleh seorang pekerja.

Kebun tomat di Australia. (NET/Ahmad Syukri)

Buah yang bagus dan layak akan diteruskan ke dalam bin yang besar. Setelah penuh, seluruh buah tomat tadi akan dibawa ke pabrik untuk dicuci. Jika sudah bersih, proses selanjutnya adalah packing untuk dijual dan didistribusikan keseluruh supermarket di Australia.

Jika sedang memasuki masa panen, hampir tidak ada pekerja yang diizinkan untuk libur. Sebab, tomat termasuk buah yang rentan busuk dalam jangka waktu yang singkat. Para petani biasanya diizinkan libur jika terjadi hujan lebat dalam waktu yang lama.

Kebun tomat di Australia. (NET/Ahmad Syukri)

Meski hanya bekerja dikebun, jangan pandang pekerjaan itu sebelah mata loh. Soalnya, gaji per bulan yang diterima pekerja kebun di Australia bisa menyamai gaji satu tahun karyawan di Indonesia.  

Besarnya gaji di perkebunan tomat ini dihitung dari banyaknya buah tomat yang dipetik dalam satu hari. Biasanya, masing-masing pekerja di perkebunan ini mendapatkan upah sekitar Rp 1,5 - Rp 2 juta juta per hari. Jika dihitung dalam satu bulan, para pekerja di kebun tomat ini mendapatkan upah berkisar antara Rp 45 juta - Rp 60 juta. Bagaimana tertarik untuk mencobanya?

NET.CJ AHMAD SYUKRI

166

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments