hero
Mendikbud Muhadjir Effendy menegur siswa yang kedapatan merokok. (Dok. Kemendikbud)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

5 Desember 2017, 19:20 WIB

KABUPATEN BOGOR, INDONESIA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tengah menempuh perjalanan ke Istana Bogor, Selasa pagi, 5 Desember 2017. Di tengah jalan, mobil Muhadjir berhenti di depan sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Musababnya, Muhadjir melihat beberapa siswa sedang bergerombol dan merokok di luar sekolah.

Keluar dari mobil, Muhadjir langsung menyapa para siswa. Sontak, para siswa kaget. Salah seorang siswa mengecek nomor polisi mobil Toyota Innova yang ditumpangi Menteri Muhadjir.

Mendikbud Muhadjir Effendy keluar dari mobil saat melihat siswa SMK yang merokok di pinggir jalan. (Dok. Kemendikbud)

Melihat mobil dinas dengan plat nomor RI 27, delapan siswa tersebut langsung mematikan rokok. Satu persatu langsung menyalami Muhadjir.

Menteri Muhadjir bertanya kegiatan para siswa di luar sekolah saat jam pelajaran. Salah seorang siswa, Ibnu Arrosyid, menjawab mereka baru saja selesai ujian akhir semester. 

"Kalau sudah selesai ujian sebaiknya belajar untuk ujian besok. Atau pulang membantu orang tua. Jangan bergerombol dan merokok begini, kurang produktif,” kata Muhadjir seperti dikutip dari siaran pers Kemendikbud.

Menteri Muhadjir menasehati para siswa yang merokok di luar sekolah saat jam pelajaran. (Dok. Kemendikbud)

Guru besar Universitas Negeri Malang itu menasehati para siswa SMK untuk memanfaatkan masa muda dengan membekali diri dengan baik demi masa depan. “Jangan digunakan untuk hal-hal negatif, perbanyak aktivitas positif,” pesannya.

Usai menasehati para siswa dan menyuruh mereka pulang, Muhadjir merogoh uang dari sakunya. Masing-masing siswa diberi uang Rp 100 ribu.

“Jangan buat beli rokok ya,” tukas Muhadjir.

“Iya, Pak Menteri. Terima kasih," jawab para siswa serentak.

Menteri Muhadjir memberi masing-masing siswa uang Rp 100 ribu, tapi tidak boleh dibelikan rokok. (Dok. Kemendikbud)

Setelahnya, Muhadjir melanjutkan perjalanan Istana Bogor menghadiri agenda bersama Presiden dan jajaran Kabinet Kerja. Muhadjir juga menghadiri launching Program Studi Pendidikan Guru PAUD di STKIP Muhammadiyah Bogor.

KEMENDIKBUD

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments