hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

21 November 2017, 20:15 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Ketua DPR Setya Novanto menulis surat dari dalam Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ada dua surat yang beredar. Isi surat Novanto adalah meminta tidak dicopot dari Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar.

Surat pertama ditujukan kepada pimpinan DPR RI. Di dalam surat yang ditandatangani Novanto dengan materai pada Selasa, 21 November 2017 itu meminta diberi waktu membuktikan diri tidak terlibat kasus korupsi KTP elektronik.

"Bersama ini saya selaku Ketua DPR RI sedang menghadapi kasus hukum proyek e-KTP yang disidik oleh KPK. Saya mohon pimpinan DPR RI lainnya dapat memberikan kesempatan saya untuk membuktikan tidak ada keterlibatan saya," tulis Novanto dalam surat.

Surat Novanto yang ditujukan untuk pimpinan DPR. (ISTIMEWA)

"Dan untuk sementara waktu tidak diadakan rapat pleno, sidang MKD terhadap kemungkinan men-nonaktifkan saya baik selaku Ketua DPR RI maupun selaku anggota dewan," sambung tulisan dalam surat.

Selain untuk pimpinan DPR, tersangka kasus pengadaan proyek e-KTP itu juga menulis surat kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Surat juga ditandatangani Novanto dan diberi materai, tertanggal 21 November 2017.

Dalam surat tersebut, Novanto menegaskan bahwa ia tetap sebagai Ketua Umum Golkar meski tengah ditahan KPK. "Tidak ada pembahasan pemberhentian sementara/permanen terhadap saya selaku ketua umum Partai Golkar," tulis Novanto dalam surat itu.

Surat Novanto untuk DPP Partai Golkar. (ISTIMEWA)

Lewat surat, Novanto juga menunjuk Idrus Marham sebagai Plt Ketum Golkar. Novanto juga menunjuk dua Plt Sekjen, yaitu Yahya Zaini dan Azis Syamsuddin.

"Demikian harap dimaklum," tulis Novanto menutup suratnya.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments