hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

19 November 2017, 12:55 WIB

BANDUNG, INDONESIA

Setelah videonya viral dan dilaporkan ke polisi, dua orang pemberi minuman beralkohol ke satwa Taman Safari Indonesia akhirnya muncul ke publik. Alyssa Dwi Fitri Amanda, 25 tahun, dan Philip Biondi, 27 tahun, meminta maaf atas perbuatan mereka.

Didampingi kuasa hukumnya M Ali Nurdin, keduanya menjelaskan kejadian tersebut sekaligus meminta maaf atas perilaku mereka di kantor Ali di Dago Aseri, Kota Bandung, Sabtu, 18 November 2017.

""Saya sangat menyesal dan meminta maaf khususnya kepada pihak Taman Safari. Itu (beri minuman) hanya spontanitas saja, tidak ada niatan untuk menyakiti hewan," kata Biondi, pelempar minuman beralkohol kepada kuda nil.

Philip Biondi berkemeja hitam. (NET/Iqwan Saba)

Permintaan maaf juga disampaikan Alyssa. Ia merekam sekaligus menyebar video dalam instastory Instagram miliknya @alyccaaa. "Saya minta maaf dan berjanji saya tidak akan mengulanginya lagi. Kami siap terima hukuman apa pun itu," kata dia.

Alyssa juga menjelaskan kronologi pemberian minuman beralkohol kepada satwa Taman Safari tersebut. Alyssa dan Biondi bersama tiga orang lainnya berlibur ke Puncak, Bogor, pada Selasa, 14 November lalu.

Sebelum pulang, kata Alyssa, mereka mampir ke Taman Safari untuk menghabiskan waktu sore. "Kita mau wasting time aja, sore kita di mana nih, dibanding harus macet di jalanan, ya sudah kita habisin macetnya di Taman Safari," sambungnya.

Alyssa Dwi Fitri Amanda. (NET/Iqwan Saba)

Menurut Alyssa, kejadian itu tanpa diniatkan sama sekali. Termasuk minuman beralkohol jenis anggur merah yang mereka punya seharusnya untuk dibawa pulang ke rumah. "Minuman punya Biondi sudah ada di mobil, sebenarnya untuk dibawa ke rumah. Ternyata spontanitas Biondi untuk membukanya terjadi di dalam (Taman Safari)," jelas dia.

Alyssa kembali menyesali aksinya yang merekam detik-detik saat Biondi memberi anggur merah kepada satwa Taman Safari. "Saya yakinkan tidak ada maksud menyakiti hewan. Kami sudah sangat menyesal tidak akan ada lagi kejadian seperti ini. Kami sudah siap untuk menerima hukumannya," pungkas dia.

Rekaman instastory pemberi miras satwa Taman Safari. (Screen captured)

BACA JUGA:
Langkah Hukum Taman Safari untuk Pelaku yang Cekoki Satwa dengan Miras

Sementara kuasa hukum keduanya, Ali Nurdin mengatakan, bahwa pengakuan ini dilakukan sebagai klarifikasi, sebelum memenuhi panggilan polisi. "Sebelum pihak berwenang melakukan pemangilan, kedua klien kami ini ingin mengklarifikasi," kata Ali.

IQWAN SABA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments