hero
Buni Yani. (ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

14 November 2017, 16:35 WIB

BANDUNG, INDONESIA

Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Buni Yani. Buni dihukum dalam perkara penyebaran ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan.

Majelis hakim yang diketuai M Saptono menilai, Buni Yani secara sah dan meyakinkan bersalah atas perbuatannya. "Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana selama 1 tahun dan enam bulan," kata Saptono, Selasa, 14 November 2017.

Buni Yani terbukti melanggar Pasal 32 Ayat 1 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dengan melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama.

Sebelumnya, Buni mengunggah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu, 27 September 2016, di akun Facebook miliknya. Buni mencantumkan keterangan berupa transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip yang asli dan menghilangkan kata "pakai" saat Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidatonya.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa. Tim jaksa menuntut Buni Yani 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Kuasa hukum Buni Yani akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim tersebut.

ANGGI PUTRA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments