hero
Presiden Jokowi di KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina. (FACEBOOK/Presiden Joko Widodo)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

14 November 2017, 17:20 WIB

FILIPINA

Presiden Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-31 di Manila, Filipina. Dalam rangkaian KTT negara-negara Asia Tenggara itu digelar juga beberapa KTT lainnya. Di antaranya KTT ke-5 ASEAN-Amerika Serikat, KTT Ke-20 ASEAN-Cina, KTT ke-19 ASEAN-Korea Selatan, dan KTT ke-20 ASEAN-Jepang.

Presiden Jokowi saat menghadiri pembukaan KTT ke-31 di Manila, Filipina, Senin, 13 November 2017. (BPMI)

Saat tiba di Manila, Minggu, 12 November 2017 siang, Presiden Jokowi langsung mengawali kegiatan dengan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Pada malam hari, Presiden menghadiri Gala Spesial Peringatan 50 Tahun ASEAN. Hingga Selasa, 14 November 2017, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa poin penting dalam beberapa forum yang diikutinya.

Apa saja kesepakatan dan pernyataan yang dikeluarkan Presiden Jokowi selama rangkaian KTT? Berikut rangkumannya:

1Investasi dengan Jepang

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyampaikan inti pembicaraan selama pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Retno menyampaikan apresiasi Abe atas perkembangan kemudahan berinvestasi di Indonesia.

“Atas perkembangan-perkembangan itu, jika tahun ini investasinya naik 90%, maka di tahun-tahun mendatang, PM Abe berjanji akan terus menigkatkan investasi Jepang,” kata Retno seperti dikutip laman Seskab.

Presiden Joko Widodo dan PM Jepang Shinzo Abe. (BPMI)

Abe, lanjut Retno, juga menyampaikan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban, terowongan MRT, terowongan untuk tol Sumatera, dan sejumlah proyek infrastruktur lainnya.

2Soroti Krisis Kemanusiaan di Rakhine State

Presiden Jokowi mengingatkan negara ASEAN tidak berdiam diri atas krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar. “Kita harus bergerak bersama. Myanmar tidak boleh ditinggal. ASEAN juga tidak boleh tinggal diam,” kata Presiden Jokowi saat Pleno KTT ke-31 ASEAN di Philippines International Convention Center, Manila, Filipina, Senin, 13 November 2017 siang.

Presiden Jokowi saat berbicara pada Pleno KTT ke-31 ASEAN di Manila, Filipina, Senin, 13 November 2017. (BPMI)

Jokowi menegaskan, Indonesia juga mencatat pidato “Report to the People” dari State Counsellor Myanmar, Aung San Suu Kyi. Presiden mengharapkan agar tiga butir dalam pidato tersebut, yaitu, patriasi dan bantuan kemanusiaan, pemukiman kembali dan rehabilitasi, dan pembangunan dan kedamaian dalam jangka panjang dapat diimplementasikan.

“Indonesia mengharapkan pembicaraan antara Bangladesh dan Myanmar mengenai repatriasi dapat segera diselesaikan,” ujar Presiden.

3Kemitraan ASEAN dan AS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Dunia

Saat KTT Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-AS, Presiden Jokowi mengharapkan kemitraan yang terjalin memberikan kontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia. Jokowi menegaskan, bagi ASEAN, Amerika Serikat merupakan salah satu mitra penting. 

Presiden Jokowi mendengarkan Presiden Donald Trump dalam ASEAN-AS Summit di Manila, Filipina, Senin, 13 November 2017. (SETKAB)

Presiden Jokowi meyakini Amerika Serikat juga memandang penting ASEAN, baik dengan alasan politik, keamanan, maupun dalam kaitan dengan kerja sama ekonomi. Dibandingkan dengan kawasan lain, ASEAN memiliki sejumlah kelebihan.

“Dengan penduduk sekitar 640 juta jiwa, kawasan yang cukup stabil, dan pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas pertumbuhan ekonomi dunia, maka ASEAN akan dapat menjadi mitra strategis AS,” ujarnya. Presiden Jokowi meyakini Presiden Trump akan melihat kerja sama ekonomi dengan ASEAN dalam konteks yang lebih luas dengan hasil win-win cooperation.

4Dorong Kestabilan di Kawasan Laut Cina Selatan

Presiden Jokowi menegaskan, semua negara menginginkan agar Laut Cina Selatan menjadi kawasan yang stabil, damai, menopang kegiatan ekonomi, serta merekatkan kawasan bahkan dunia. “Hal ini penting dilakukan guna membuktikan kepada dunia bahwa ASEAN dan Cina memiliki komitmen yang tinggi untuk segera memiliki Code of Conduct,” kata Presiden Jokowi saat KTT ke-20 ASEAN-Cina, Senin, 13 November 2017.

Presiden Jokowi dan pemimpin negara ASEAN lainnya di KTT ke-20 ASEAN-Cina. (SETKAB)

Presiden Jokowi juga menyampaikan pentingnya upaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang menguntungkan kedua pihak. Apalagi saat ini ASEAN mengalami defisit perdagangan yang cukup besar sehingga perlu ditekan dengan mengurangi sejumlah hambatan perdagangan.

“Perdagangan harus saling menguntungkan dan harus ditingkatkan dari angka 368 miliar dollar AS pada tahun lalu,” ungkap Presiden Jokowi.

5Siap Berkontribusi Jaga Stabilitas Semenanjung Korea

Semua negara anggota ASEAN, kata Presiden Jokowi, sangat mengkhawatirkan situasi di Semenanjung Korea. ASEAN telah mengeluarkan sikap tegas atas perkembangan di Semenanjung Korea menyusul digelarnya beberapa kali uji coba rudal balistik oleh Korea Utara.

Presiden Jokowi menghadiri acara KTT Ke-19 ASEAN-Korea Selatan. (SETKAB)

Presiden Jokowi menghargai upaya yang terus dilakukan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-In yang terus mengupayakan penyelesaian damai melalui jalur dialog.

“Indonesia siap berkontribusi dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan di Semenanjung Korea,” kata Jokowi dalam KTT Ke-19 ASEAN-Korea Selatan.

6Jepang Mitra Ekonomi Utama ASEAN

Presiden Jokowi mengemukakan Jepang adalah salah satu mitra strategis dan mitra wicara pertama ASEAN yang banyak berkontribusi. “Saya berharap Jepang tetap menjadi mitra utama ASEAN dalam memajukan keterbukaan ekonomi yang saling menguntungkan,” kata Presiden Jokowi pada pidatonya dalam KTT ke-20 ASEAN-Jepang.

Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Jepang terhadap ASEAN Humanitarian Assistance (AHA) Centre, yang telah bergerak membantu pemulihan kota Marawi, Filipina, dan membantu mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar.

Presiden Jokowi saat mengikuti agenda KTT ke-20 ASEAN-Jepang. (SETKAB)

Terkait perkembangan di Semenanjung Korea, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya peran Jepang dalam memelihara stabilitas dan keamanan untuk menghindari terjadinya perang. 

7PBB Harus Mewujudkan Kemerdekaan Penuh bagi Palestina

Saat menghadiri KTT ke-9 ASEAN-PBB, Senin 13 November 2017 malam, secara khusus, Presiden Jokowi menitipkan Palestina kepada Sekjen PBB. Presiden Jokowi juga  meminta agar PBB lebih berkontribusi mewujudkan impian rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan penuh.

Presiden Jokowi saat mengikuti agenda KTT ASEAN. (SETKAB)

“Saya paham bahwa kemerdekaan penuh Palestina tidak mudah. Namun, saya berharap di bawah kepimpinan Yang Mulia, isu Palestina dapat mengalami kemajuan yang signifikan,” ungkapnya. Indonesia, lanjut Jokowi akan terus membantu Palestina mewujudkan impiannya.

8Minta Diskriminasi Sawit di Eropa Dihentikan

Presiden Jokowi meminta agar diskriminasi terhadap kelapa sawit di Uni Eropa segera dihentikan. Permintaan disampaikan Presiden Jokowi pada KTT Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Uni Eropa (UE), Selasa, 14 November 2017 siang. “Sejumlah sikap dan kebijakan yang dianggap merugikan kepentingan ekonomi dan merusak citra negara produsen sawit juga harus dihilangkan,” tegas Presiden.

Resolusi Parlemen Uni Eropa dan sejumlah negara Eropa mengenai kelapa sawit dan deforestasi serta berbagai kampanye hitam, menurut Presiden, tidak saja merugikan kepentingan ekonomi, namun juga merusak citra negara produsen sawit.

Presiden Jokowi saat KTT Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Uni Eropa (UE), Selasa, 14 November 2017. (SETKAB)

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa isu kelapa sawit sangat dekat dengan upaya pengentasan kemiskinan, mempersempit kesenjangan pembangunan, serta pembangunan ekonomi yang inklusif. Ia mengingatkan, saat ini terdapat 17 juta orang Indonesia yang hidupnya, baik langsung maupun tidak langsung, terkait dengan kelapa sawit, di mana 42 persen lahan perkebunan kelapa sawit dimiliki oleh petani kecil.

SETKAB

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments