hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

8 November 2017, 18:56 WIB

INDONESIA

Dalam waktu dekat Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membuka blokir yang diberlakukan terhadap fitur GIF di aplikasi WhatsApp. Sesuai permintaan Kominfo, pihak ketiga penyuplai GIF (tenor dan Giphy) telah berkoordinasi dan bersedia untuk membersihkan semua konten berbau pornografi.

"Kita tunggu, 2 hingga 3 hari. Jika sistem mereka sudah stabil baru kami buka," ujar Samuel Abrijani Pangerepan, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo (8/11).

Pihak Tenor telah memperbaiki sistem pada mesin pencariannya. Kata-kata kunci berbau pornografi tak akan lagi bisa diakses. Ia pun mencontohkan kata-kata yang kemungkinan besar tak bisa lagi diakses oleh pengguna, antara lain: 'seks', 'gay', dan 'lesbian'.

Sebelumnya, Kominfo menutup seluruh akses pengguna ke layanan GIF pada aplikasi WhatsApp. Mereka memblokir 6 domain name system (DNS) milik Tenor. Keenam DNS tersebut adalah tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com dan media.tenor.com.

WhatsApp dan Tenor menepati janjinya: membersihkan konten-konten berbau pornografi pada aplikasinya kurang dari 2x24 jam. Dengan demikian, pemerintah akan membatalkan rencana pemblokiran terhadap WhatsApp. 

Aplikasi milik Facebook tersebut dianggap proaktif melibas dan berkomunikasi dengan pihak penyedia konten berbau pornografi, Tenor.

Pada Selasa (8/11), Kominfo mendesak WhatsApp bertanggung jawab atas beredarnya konten berbau pornografi. Kendati diproduksi pihak ketiga, pemerintah meminta WhatsApp tidak bersikap lepas tangan dan menyerahkan begitu saja persoalan ini kepada Tenor. Dorongan yang pada akhirnya ditepatinya dan meloloskan WhatsApp dari ancaman pemblokiran.

TITIN MUFTIROH

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments