hero
Bus yang membawa pekerja di Penang mengalami kecalakaan. (NST)

EDITOR : REZA ADITYA

25 Oktober 2017, 11:00 WIB

MALAYSIA

Tujuh warga negara Indonesia menjadi korban kecelakaan bus karyawan di Kilometer 47 Lebuhraya Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia pada Selasa kemarin. Ketujuh WNI itu tewas di lokasi kejadian akibat tergencet bodi bus.

"Bus karyawan itu bertabrakan dengan bus karyawan lain," kata Kepala Kepolisian Seberang Perai Tengah, Komisiaris Nik Ros Ashan Nik Abdul Hamid, Rabu, 25 Oktober 2017.  "Bus itu mengangkut mayoritas warga negara Indonesia dan Nepal."

Ketujuh korban yang tewas itu adalah Titik Katinengsih (23 tahun), Serlia (21 tahun), Tumangger Resni (22 tahun), Yeni (20 tahun), Sartika Pasaribu (19 tahun), Warni Windasih (19 tahun), dan Faridah (18 tahun).

Kecelakaan bus di Penang, Malaysia. (NST)

 

Satu korban meninggal lainnya adalah warga negara Malaysia yang bernama Noriah Kasa (40 tahun). Jenazah mereka yang tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Seberang Jaya. Sedangkan 44 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan berat.

Seorang penumpang bus yang menjadi saksi mata, Nor Shakirah Ishak, menuturkan detik-detik saat insiden maut itu terjadi. Nor saat itu berada di bus perusahaannya, Plexus Manufacturing Sdn Bhd, yang bertolak dari Parit Buntar menuju pabriknya.

"Saya sedang tertidur, tiba-tiba mendengar suara dentuman dan goncangan keras," ujar Nor. "Pas saya lihat, ternyata bus yang saya tumpangi menabrak bus karyawan Sony di depan."

Keluarga korban kecelakaan bus karyawan di Penang. (NST)

 

Saksi lainnya, Rafizah,juga memberikan kesaksian sama. Rafizah saat itu berada di bus karyawan Sony yang berangkat dari asrama karyawan di Simpang Ampat ke pabrik Sony di Perai.

"Bus berjalan sangat kencang. Penumpang yang ada di dalam bus berteriak meminta sopir memperlambat laju kendaraannya," kata Rafizah. "Tapi sopir mengabaikannya hingga akhirnya mesin belakang bus mengeluarkan asap."

Rafizah mengatakan bus yang ditumpanginya itu menepi di pinggir jalan untuk memperbaiki mesin yang dipenuhi kepulan asap. "Saat sedang berhenti itulah bus kami ditabrak dari belakang oleh bus karyawan perusahaan lain."

Dua bus karyawan mengalami kecelakaan di Penang. (Penang Fire and Rescue Department)

 

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Penang bergegas mengevakuasi jenazah tujuh korban itu.

"Setelah mengetahui identitas korban meninggal, KJRI langsung menghubungi keluarga dan kerabat terdekat korban yang ada di Malaysia untuk melakukan identifikasi visual," ujar Iqbal.

BERNAMA | NST 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments