hero
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

18 Oktober 2017, 09:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri atas karena menyinggung kata pribumi dalam pidatonya di halaman Balai Kota pada Senin kemarin. Pihak yang melaporkan Anies adalah Banteng Muda Indonesia.

"Bagaimana semangat generasi muda, kami mau dengan pidato tersebut tidak memecah belah ke depannya," kata Ketua Bidang Hukum dan HAM Banteng Muda Indonesia Pahala Sirait, Selasa, 17 Oktober 2017. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan kepada pejabat SKPB di Balai Kota. (ANTARA)



BACA JUGA:
Kata Anies soal 'Pribumi' dalam Pidatonya
Ogah Dicecar soal 'Pribumi', Anies Bilang Cukup Berkali-kali

Pahala menilai penggunaan kata pribumi terkesan mendiskreditkan kebhinnekaan yang ada di Indonesia. Musababya, istilah pribumi sudah ditiadakan mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998.

Ketua Bidang Hukum dan HAM Banteng Muda Indonesia Pahala Sirait. (NET)

"Sejak adanya Inpres itu, sudah tidak lagi pribumi atau non-pribumi," ujar Pahala. "Karena kita Indonesia. Salah satu fungsi adalah kontrol, karena kontrol inilah kami hadir di Bareskrim untuk melaporkan."

Selain melanggar Instruksi Presiden, Pahala mengatakan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menentang UU No 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Menanggapi laporan tersebut, Anies, emoh berkomentar. Anies sebelumnya sudah menjelaskan bahwa pengunaan kata pribumi pada pidatonya itu dalam konteks era kolonial Belanda. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pidato politiknya di halaman Balai Kota, Senin. (ANTARA)

 

Banteng Muda Indonesia merupakan salah satu organisasi sayap PDI Perjuangan. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebelumnya ingin membubarkan ormas tersebut dengan alasan mati suri.

Namun belakangan, Mega menghidupkan kembali Banteng Muda dengan meresmikan kantor dewan pimpinan pusat pada Maret 2017.

TITIN MUFTI

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments