hero
(INSTAGRAM/riaricis1795)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

11 Oktober 2017, 17:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

“Endorse aku dong sis” atau “Lo foto kayak begitu, diendorse ya?”

Kalian pasti pernah membaca komen seperti itu kan di media sosial? Yaps, sejak jualan online booming di media sosial, kata endorse atau endorsement memang enggak asing lagi di telinga kita.

Sebenarnya apa sih endorsement? Secara harfiah, kata ini berarti memberi saran atau mendukung. Sekarang, lewat prakteknya di media sosial, endorsement dikaitkan dengan promosi produk lewat orang-orang terkenal seperti selebgram.

Tapi memilih sosok yang diendorse juga enggak mudah lho. Seperti yang diakui Aci Suryadewi, pemilik klinik kecantikan yang menggunakan jasa artis untuk promosi kliniknya.

“Tentunya based on quality, yang memiliki prestasi dan image baik di masyarakat,” kata Aci. “Gaungnya di media sosial juga terlihat dan dia punya banyak follower.”

Selain pihak penyedia jasa atau produk, ternyata artis yang diendorse juga mesti hati-hati. Mereka memang bisa mendapat untuk lewat promosi produk di media sosial. Tapi di sisi lain, harus memilih kontrak dan memahaminya secara jelas agar tidak terjerat kasus hukum.

Hal ini diakui artis sekaligus selebgram Nina Zatulini. Lewat manajernya, dia memilih dan mengatur kontrak agar tidak merugikan dirinya sebagai promotor produk.

“Ada ultimatum. Kalau sampai produk atau perusahaan itu bermasalah, kita enggak akan tersangkut paut dengan produk perusahaan,” cerita Nina. “Nah itu kan sebenarnya untuk melindungi kita sebagai artisnya.”

Jobdesk sebagai selebgram juga enggak semudah kelihatannya lho. Mereka dituntut untuk jujur dan teliti saat menyampaikan info sebenarnya. Tujuannya agar promosi yang mereka lakukan tidak menjadi kebohongan publik.

“Misalkan dia promosi jasa/produk perusahaan tapi dia sendiri bukan pemakai. Terus dia bikin tertimoni di medsos, seolah-olah dia adalah penggunanya. Hal ini sudah termasuk pembohongan public,” jelas Chairul Huba, pakar hukum pidana UMJ.

Selebgram yang terbukti melanggar terancam pidana penjara selama 6 tahun. Nah buat kamu yang mau promosi produk via media sosial atau mau jadi selebgram, pastikan kamu mendapat info yang sebenarnya ya.

TIM LIPUTAN 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments