hero
Syahrini di Bareskrim Polri. (ANTARA/Muhammad Adimaja)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

9 Oktober 2017, 18:30 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Syahrini selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan oleh First Travel di Bareskrim Polri, Jakarta. Keluar dari gedung Bareskrim, Syahrini didampingi pengacaranya Hotman Paris Hutapea menjawab pertanyaan wartawan. 

"Silent semuanya, biar kita bicaranya enak, menjawab pertanyaan one by one semuanya enak," kata Syahrini, Senin, 9 Oktober 2017.

Syahrini usai menjalani pemeriksaan. (NET)

Syahrini membantah dirinya adalah ikon First Travel. Hubungannya dengan lembaga penyelenggara umrah tersebut, kata dia, adalah saling membantu. "Ini murni ibadah, aku mau niat ibadah, saling bantu, aku mempromosikan juga travel ini karena kerja samanya saling support," kata Syahrini yang mengenakan kaus hitam lengan panjang berenda putih dan kacamata hitam berhiaskan batu kristal.

Syahrini menjelaskan, dirinya tetap membayar biaya umrah reguler yang ditetapkan First Travel kurang lebih Rp 200 juta. Syahrini berangkat umrah bersama anggota keluarganya.

Salah satu postingan Instagram Syahrini. (INSTAGRAM/princessyahrini)

Meski membayar biaya reguler, First Travel menjalin kerja sama dengan menaikkan status umrah Syahrini menjadi VVIP. Konsekuensinya, Syahrini diminta mempromosikan First Travel dengan memposting kegiatannya di tanah suci. Syahrini diminta memposting kegiatannya di Instagram sebanyak dua kali sehari.

"Aku membayar biaya reguler, tapi juga kewajibannya aku memposting, ya aku fine," kata Syahrini.

"Aku dengan berbagai klien dari company apapun selalu all out kalau kerjasama. Mau itu dalam bentuk postingan, atau bentuk story aku selalu all out," sambung dia.

Syahrini dan Hotman Paris Hutapea saat tiba di Bareskrim Polri. (ANTARA/Muhammad Adimaja)

Pengacara Syahrini, Hotman Paris Hutapea mengatakan, penyidik memberikan 29 pertanyaan untuk kliennya. Ia menegaskan, pemeriksaan Syahrini kali ini adalah lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya pada 27 September lalu. "Jadi ini bukan panggilan kedua. Minggu lalu Syahrini harus nanyi, jadi harus pulang cepat," kata Hotman.

Dia juga menegaskan, bahwa Syahrini tidak menerima aliran uang dari First Travel. Menurut Hotman, penyidik juga mengakui tidak ada pengakuan dari First Travel soal pemberian uang kepada Syahrini.

TIM LIPUTAN 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments