hero
(PINTEREST)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

6 Oktober 2017, 07:50 WIB

INDONESIA

Kamu tau enggak ternyata menurut riset data kesehatan di tahun 2013, sekitar 6% penduduk Indonesia berusia 15 tahun keatas, mengalami gangguan mental emosional. Jadi kebayang dong, jika seluruh penduduk indonesia berjumlah sekitar 250 juta jiwa? Berarti 10 juta warga negara Indonesia mengalami gangguan mental. 

Apakah orang di sekitar kamu termasuk salah satunya? Atau jangan-jangan kamu sendiri yang mengalaminya? Nah, tapi untuk mengetahui seseorang mengalami gangguan jiwa atau tidak, kamu harus tau nih tingkatan gangguan jiwa dengan ciri-cirinya sebagai berikut.

Gangguan jiwa ringan

Salah satu gangguan jiwa ringan adalah insomnia atau susah tidur. (PINTEREST)

Menurut dr Bambang Eko Sunaryanto, dokter ahli kejiwaan, seseorang dikatakan memiliki gangguan jiwa ringan apabila mengalami ciri-ciri tertentu. Seperti susah tidur atau insomnia, sulit berkonsentrasi, tubuh terasa lemas, dan lesu.

Depresi

Suka menyendiri adalah ciri gangguan mental di tahap depresi. (US NEWS HEALTH)

Pada tingkatan selanjutnya adalah depresi. Gangguan kesehatan mental yang terjadi selama dua minggu atau lebih. Pada tingkatan ini seseorang akan mengalami adanya perubahan nafsu makan, mudah emosi, dan sering merasa cemas. Selain itu, juga suka menyendiri, dan mudah berprasangka buruk.

Skizofrenia

Seseorang mengalami skizofrenia ketika ia sulit membedakan antara kenyataan dengan pikirannya sendiri. (PINTEREST)

Seseorang dikatakan menderita skizofrenia ketika ia mengalami delusi. Selain itu orang tersebut juga kerap berhalusinasi, menunjukan perilaku yang tidak biasa, dan gaya bicaranya yang tidak beraturan.

Kondisi ini biasanya berlangsung lama. Skizofrenia diartikan sebagai gangguan mental mengingat sulitnya penderita membedakan antara kenyataan dengan pikiran sendiri.

Gangguan mental emosional di Indonesia lebih banyak dialami wanita. (NET./ SATU INDONESIA)

Ya, gangguan mental emosional di Indonesia lebih banyak dialami oleh wanita loh. Tapi jangan salah, untuk gangguan jiwa berat, kaum pria lebih banyak mengalaminya.

dr Bambang Eko Sunaryanto, dokter ahli kejiwaan. (NET./ SATU INDONESIA)

"Perempuan lebih banyak menderita gangguan kejiwaan, itu terjadi karena kerentanan dari seorang wanita. Karena hubungan sosial wanita lebih terbatas, di banding laki-laki," ujar dr Bambang Eko Sunaryanto.

Apabila terdapat ciri-ciri gangguan jiwa diatas, pertolongan pertama yang bisa dilakukan ialah curahkanlah isi hati kepada keluarga atau pun sahabat yang dapat dipercaya. Jika itu belum membuat kamu tenang, datanglah ke psikolog bahkan psikiater jika dirasa perlu.

Ungkapkan semua keluh kesahmu kepada orang yang dipercaya, jangan dipendam sendiri! (PIXABAY)

Tapi tenang, ada kok cara menghindari penyakit kejiwaan, yaitu jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur dengan apapun kondisi kamu. Seperti yang dikatakan Harly Umboh dengan pepatah bijaknya," Jika tanganmu tak bisa menggapai bintang, bersyukurlah! Setidaknya kakimu masih berpijak di bumi."

Apapun itu, semoga kamu enggak ada di salah satu ciri-ciri dari gangguan mental diatas ya guys. Ingatlah selalu, bahwa kamu enggak pernah sendiri!

 

NET DEVY ASHARI

7

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments