EDITOR : REZA ADITYA

27 September 2017, 18:00 WIB

KOREA SELATAN

Warga Korea Selatan ramai-ramai membeli tas yang isinya adalah perlengkapan darurat untuk perang. Kebanyakan dari warga Negeri Ginseng membeli tas survival kits itu dari situs belanja online.

Kepala Pemasaran dan Komunikasi Ebay Korea Hong Coon-chul mengatakan, "Terjadi lonjakan permintaan di segmen peralatan bertahan hidup," kata Hong, seperti dilansir Korea Herald, Rabu, 27 September 2017.

BACA JUGA:
Video Propaganda Korea Utara yang Tiru Film Hollywood
Trump Deklarasikan Perang dengan Korea Utara

Warga Korea Selatan yang mencoba masker nuklir di dalam WarBag. (GLOBAL NEWS)

 

Situs belanja online, Auction, juga melaporkan permintaan peralatan menyelamatkan diri meningkat 77 persen dalam sebulan terakhir. Sementara pembelian radio portabel melonjak 46 persen sejak Korea Utara melancarkan uji coba nuklir keenam.

Tas perlengkapan darurat itu isinya antara lain makanan, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), masker antiradiasi, kantong tidur, dan radio genggam.

Seorang komedian Korea Selatan Kang Yoo Mi, turut mempopulerkan pembelian perlengkapan darurat untuk perang di kanal YouTube. Dalam sebuah video itu, Kang Yoo menulis, "Saya baru saja membeli WarBag!".

Survival kits warga Korea Selatan waspada terhadap ancaman nuklir Korea Utara. (GLOBAL NEWS)

 

Kang Yoo kemudian melakukan unboxing tas penyelamat yang baru saja dibelinya. Dia mengatakan alasan membeli WarBag karena tak memiliki tempat berlindung dari ancaman bom nuklir Korea Utara.

Video Kang Yoo itu viral di Korea Selatan. Kementerian Pertahanan dan Dalam Negeri Korea Selatan juga telah mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk membeli tas perlindungan perang itu.

Konflik di Semenanjung Korea semakin memanas. Pemicunya adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump di Sidang Umum PBB yang akan membungkam Korea Utara dengan cara apapun. Trump keki karena Korea Utara selalu membuat ulah.

Ilustrasi Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan rudal nuklir. (NET.Z/Sayid Mustaghfirin)

 

Tak lama setelah Trump mengeluarkan pernyataan itu, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Hong Yo menyatakan Amerika telah mendeklarasikan perang dengan negaranya. 

Pada Sabtu pekan lalu, kapal pengebom dan jet tempur AS terbang melintasi wilayah Korea Utara. Ketegangan semakin memanas. Inilah yang kemudian membuat warga Korea Selatan memborong WarBag.

YONHAP | KOREA HERALD | TELEGRAPH

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments