hero
Briptu Isma dimarahi pengendara motor. (Facebook/Uzank Hermawan)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

20 September 2017, 20:50 WIB

KAB. SEMARANG, INDONESIA

Briptu Isma Hari Gusti Dharma menyatakan belajar banyak menahan amarah atas peristiwa yang menimpanya. Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Semarang itu dimarahi seorang ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor.

"Kejadian kemarin itu membuat saya bisa lebih belajar lagi, bagaimana menahan emosi ketika bertugas di jalan raya. Lalu belajar menghadapi masyarakat yang mempunyai karakter seperti itu," kata Isma saat ditemui di kantornya, Rabu, 20 September 2017.

Isma menyebut kejadian di Jalan Letjen Suprapto, Unggaran pada Selasa pagi, 19 September 2017 kemarin, sebagai pengalaman yang tidak akan pernah ia lupakan. Menurutnya, itu kejadian pertama menjadi sasaran kemarahan seorang pengguna jalan yang melanggar peraturan lalu lintas.

Briptu Isma Hari Gusti Dharma. (NET/Yudha Eriyanto)

Isma mengaku perlakuan pengendara motor yang marah-marah itu nyaris memancing emosinya. "Hampir terbawa emosi, tapi saya kembali lagi dan introspeksi kalau tugas saya juga melayani masyarakat," ujar Isma.

Video Isma dimarahi ibu pemotor itu direkam oleh rekan Isma, Brigadir Vendy Sandriyangga Wicaksono. Vendy mengatakan, saat itu ibu pengendara motor berhenti di simpang tiga DPRD Kabupaten Semarang. Ia melewati marka sejauh 10 meter saat lampu lalu lintas menyala merah.

Vendy mengatakan, dia langsung memperingatkan ibu tersebut untuk kembali ke belakang marka. Bukannya patuh, ibu itu malah marah-marah. Vendi kemudian meminta tolong kepada Isma menghadapi sang ibu. Ia rasa pendekatan sesama perempuan dirasa akan lebih mumpuni.

Briptu Isma memegang spion motor ibu yang memarahinya. (Facebook/Uzank Hermawan)

Tak jauh beda, Isma pun dimarahi si ibu. Melihat rekannya turut menjadi sasaran kemarahan, Vendi langsung merekam kejadian itu. "Saya sengaja merekam. Tujuannya agar rekan-rekan anggota lalu lintas lain tahu, ada pengendara motor yang pernah melakukan hal yang tidak baik," kata dia.

Vendy juga tidak menyangka video rekamannya akan jadi perbincangan di media sosial. "Saya nggak berpikir akan viral," ujarnya.

Sementara Kapolres Semarang AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso memuji sikap sabar anggotanya. "Itu salah satu bentuk kesabaran anggota Polri terhadap apa yang dilakukan para pelanggar lalu lintas," kata Vincent.

Briptu Isma dan Brigadir Vendy. (NET/Yudha Eriyanto)

Sebelumnya video sepanjang 54 detik itu viral di media sosial. Awalnya, video diunggah akun Facebook Uzank Hermawan ke grup Ungaran, Selasa kemarin.

Dalam video, seorang ibu mengendarai motor matic bernomor polisi Semarang. Ibu tersebut marah dan beberapa kali membentak Isma yang berusaha memintanya mundur ke belakang marka. Isma terus memegangi spion motor agar tidak kabur. Walaupun telah diperingatkan, sepanjang video ibu itu terus menumpahkan kemarahannya.

YUDHA ERIYANTO

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments