hero
Ilham Aidit, anak bungsu Ketua CC PKI DN Aidit. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

20 September 2017, 11:25 WIB

INDONESIA

Ilham Aidit, putra bungsu Ketua Central Committee Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit, buka suara terkait maraknya isu kebangkitan komunisme belakangan ini. Menurut dia, komunisme jelas sudah dilarang di Indonesia.

Ilham menganggap banyak orang yang termakan penggiringan opini menyamakan upaya pelurusan sejarah dengan konteks kebangkitan komunisme. Misalnya, dalam seminar yang agendanya adalah terkait sejarah tahun 1965.

Ketua CC PKI D.N Aidit berpidato di pemilihan umum 1955. (WIKIMEDIA)



BACA JUGA:
Panglima TNI Setuju Film G30S/PKI Diproduksi Ulang

"Mereka lakukan adalah semacam seminar untuk melakukan pelurusan sejarah," kata Ilham, Selasa, 19 September 2017 malam. "Kita harus cerdas juga melihat bahwa meluruskan catatan sejarah itu baik-baik saja."

Ruang gerak berkembangnya paham komunis di Indonesia menurut Ilham sudah mati. Musababnya, ada Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara No. 25 Tahun 1966.

Sisa-sisa kerusuhan YLBHI. (NET)

 

Beleid itu isinya mengatur tentang pembubaran PKI, pernyataan sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayan NKRI. Serta larangan menyebarkan atau mengembangkan paham komunis atau Marxisme-Leninisme.

"Jadi sebenarnya tidak perlu takut kalau ada gerakan yang nyata misalya menyebarkan komunisme, mempengaruhi orang untuk menjadi komunis," ujar Ilham. "Tangkap saja, proses dan adili."

Pernyataan Ilham menangggapi penyerbuan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Senin dinihari kemarin. Ratusan massa menggeruduk kantor bantuan hukum karena termakan hoax ada aktivitas komunisme di sana.

Padahal, acara yang digelar di YLBHI itu bertajuk Asik Asik Aksi: Indonesia Darurat Demokrasi. Perhelatan Asik Asik Aksi sebagai bentuk protes pembubaran seminar sejarah 1965 yang digelar pada Sabtu pekan lalu.

Massa berupaya masuk ke kantor YLBHI pada Senin dinihari. (NET)

 

Menurut Ilham, jika diskusi sejarah 1965 selalu dikaitkan dengan kebangkitan komunisme, maka akan menghambat pelurusan sejarah bagi generasi muda. 

"Apa benar mau generasi muda kita itu nanti mewarisi sejarah yang abal-abal? Itu dosa besar," ujar Ilham. "Karena generasi muda itu harus diwarisi oleh sejarah yang benar."

NABILA PUTERI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments