EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

20 September 2017, 12:05 WIB

KAB. SEMARANG, INDONESIA

Kata siapa latihan bela diri cuma untuk orang dewasa? Anak-anak juga bisa ikut mempelajarinya lho. Salah satunya dengan berlatih wushu. Di Semarang, Jawa Tengah, bela diri asal Cina ini mulai banyak ditekuni anak-anak. Olahraga ini dinilai ramah dan aman bagi si kecil yang ingin belajar melindungi diri.

Di tempat ini, ada 40 anak yang berlatih. Di antaranya Maria Rosa yang sudah menekuni wushu selama tiga tahun. Meski penampilan luarnya terlihat feminin, bocah sembilan tahun ini jago memainkan jurus cang quan atau tangan kosong utara.

“Soalnya kalau di sekolah mama enggak bisa nemenin. Nanti kalau misalnya ada penjahat atau penculik bisa ditonjok dhukk!” katanya Rosa sambil tertawa.

Maria Rosa, bocah jago bela diri wushu. (NET/Mochammad Solihin)

Selain Rosa, ada juga Ryu dan Daiki. Kakak beradik ini sudah berlatih wushu sejak usia pra sekolah. Sang ayah Daniel, ingin anak-anaknya siap menghadapi kondisi bahaya yang mengancam diri mereka.

“Perkembangan di dunia sekarang, terutama di Semarang banyak sekali perkelahian,” jelas Daniel. “Saat ini paling enggak mereka punya bekal membela diri. Kalau nantinya bisa berprestasi, jadi atlet, ya itu bonus.”

Selain untuk bela diri, olahraga wushu juga punya manfaat lebih. Latihan fisiknya dapat melatih mental dan emosi pada anak. Kegiatannya yang berlangsung rutin juga membentuk mereka jadi lebih disiplin.

Maria Rosa dan beberapa temannya sedang bermain wushu. (NET/Mochammad Solihin)

Olahraga wushu sebaiknya ditekuni sejak usia dini yaitu sekitar lima tahun. Di usia ini, otot pada tubuh anak masih lentur. Di sisi lain, mereka sudah dapat menerima informasi yang disampaikan pelatih. Termasuk mengikuti gerakan-gerakan wushu yang dicontohkan pada mereka.

Nah, buat kamu yang berencana mengajak anak, saudara atau keponakan untuk menekuni olahraga wushu, sebaiknya beri juga batasan ke mereka ya. Anak-anak perlu memahami kalau bela diri bukan untuk berkelahi, melainkan untuk menghindari perkelahian secara tenang. Pastinya, jangan sampai anak-anak jadi sasaran orang yang ingin berbuat kejahatan.

MOCHAMMAD SOLIHIN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments