hero
Aplikasi taksi Uber di London. (REUTERS)

EDITOR : TITO SIANIPAR

15 September 2017, 08:10 WIB

INGGRIS

Izin operasional Uber di London terancam dicabut. Baru-baru ini sejumlah anggota parlemen meminta instansi transportasi di sana tak memperpanjang izin Uber yang akan habis akhir bulan ini.

"Keselamatan warga London harus diutamakan. Kami tak yakin Uber adalah pilihan operator yang tepat," tulis  anggota parlemen Wes Streeting kepada Transport for London (TFL) seperti dikutip The Sun, 14 September 2017.

Anggota-anggota parlemen yang menandatangani surat protes itu berasal dari beberapa partai berbeda. Yakni Partai Buruh, Partai Konservatif dan Demokrat Liberal. Partai Buruh menjadi motor dalam protes itu.

‚Äč

Anggota parlemen Inggris Wes Streeting. (REUTERS)

Mereka melaporkan Uber atas berbagai pelanggaran. Antara lain munculnya laporan kasus pelecehan seksual yang dilakukan supir Uber setiap 11 hari. Namun Uber dianggap tak bertindak tegas bahkan terkesan membiarkan pelecehan terjadi. 

Selain itu, Uber dituding terlalu rendah memberikan upah kepada supirnya yakni hanya 2 Poundstrling per jam. Alasan lain, Uber juga mangkir dari kewajiban membayar pajak pertambahan nilai (PPN) yang nominalnya mencapai 40 juta Poundsterling. 

Menurut mereka, Uber menghindari pajak dengan mengkategorikan supirnya bukan sebagai pegawai perusahaan, melainkan wiraswasta. Sehingga lolos dari kewajiban membayar pajak.

Saat ini Uber memiliki 75 lisensi di seluruh Inggris. Di London, Uber mendapatkan lisensi pertama kali pada 2012 yang berlaku selama 5 tahun. Izin Uber tersebut sedianya habis 30 Mei 2017. Namun tanpa alasan jelas, TFL memperpanjangnya empat bulan yang berakhir 30 September.

Perpanjangan izin Uber ini memantik protes dari para sopir taksi tradisional. Sebab, sejak Uber beroperasi, penghasilan supir taksi lain menurun drastis. 

Taksi konvensional London protes adanya Uber. (REUTERS)

Kasus Uber tersebut menjadi dilema bagi TFL. Di tengah banyaknya kritik, warga London masih menyukai layanan Uber yang dianggap nyaman dan lebih murah ketimbang taksi biasa.  TFL juga menerima pemasukan yang besar atas izin lisensi yang dikeluarkan untuk Uber.

Juru bicara Uber mengatakan pelanggan di London telah mencapai 3,5 juta orang dan menjadi salah satu pasar terbesar mereka. Untuk melayani seluruh pelanggan, Uber merekrut 40 ribu pengemudi.

Taksi London yang khas. (REUTERS)

"Sebelum bergabung dengan Uber, riwayat hidup mereka telah diperiksa oleh TFL," sebut pernyataan resmi perusahaan itu.

Untuk menekan pelanggaran hukum oleh supir, Uber mengklaim bahwa mereka diawasi melalui GPS. Bahkan Uber mengaku mempekerjakan mantan polisi dan bekerja sama langsung dengan kepolisian.

THE SUN | BUSINESS INSIDER | BBC | REUTERS

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments