hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

13 September 2017, 08:45 WIB

KAB. BANJARNEGARA, INDONESIA

Kamu pasti tahu buah salak kan? Buah dengan cita rasa asam, manis atau perpaduan keduanya ini, punya tampilan yang unik dengan kulitnya yang berwarna cokelat dan bersisik. Biasanya salak dikonsumsi dengan cara dimakan langsung atau diolah menjadi manisan dan keripik salak. Tapi ternyata buah salak bisa juga diolah menjadi makanan lain

Selain di buat manisan dan keripik, salak juga bisa diolah menjadi mie. 

Nah, di Banjarnegara ada sebuah kedai yang mengolah buah salak dengan cara yang berbeda. Buah yang satu ini diolah menjadi mie! Yang punya ide buat mengolah mi salak ini adalah Tanti, warga Desa Sered, Kecamatan Madukara. Tanti mengolah buah salak menjadi beragam sajian mi, seperti Mie Ramen, Mie Malang hingga Mei Pangsit.

Ide awal membuat mi salak ini muncul karena banyak buah salak yang saat panen raya harganya jatuh. Petani menjual dengan harga Rp 1.500/kg. Bahkan banyak buah salak yang kemudian busuk dan tidak terjual.  Wilayah Banjarnegara memang terkenal sebagai sentra buah salak di Jawa Tengah.

Ragam mie yang berbahan dasar salak. (CJ DWIANA)

Cara membuat mi salak ini sama dengan cara membuat mi biasanya, namun buah salak dijadikan campuran utama dalam adonan mie nya. Mie terbuat dari campuran 60% buah salak dan 40% tepung terigu.

Di kedai ini terdapat dua varian mi salak, yakni yang berwarna putih dan hitam. Mie berwarna putih terbuat dari daging buah salak, sedangkan yang hitam terbuat dari biji buah salak.Meski terbuat dari buah salak, ketika dimakan kamu nggak akan menemukan rasa asam manis khas buah salak dalam mie-nya.

Mie salak hitam yang terbuat dari biji salak. (CJ DWIANA)

Seporsi mie salak memiliki isi beragam, mulai dari sayuran, telur, sosis, daging sapi, nugget, telur dan irisan bakso. Untuk penyajian mie ramen, agak sedikit berbeda karena tidak menggunakan mangkok, melainkan dituangkan ke dalam pangsit yang berbentuk mangkok.

Ramen disajikan dalam mangkuk pangsit. (CJ DWIANA)

Mie salak  diklaim sebagai mie rendah lemak, rendah kolesterol, sehingga bermanfaat menyehatkan jantung. Satu porsi mie salak ini dijual dengan harga Rp 10.000-Rp 15.000 tergantung ukurannya. Kedai mie salak ini bisa kamu temukan di Jalan Jendral Sudirman, Banjarnegara. Kedainya buka setiap hari mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore.

Suasana makan di kedai mie salak. (CJ DWIANA)

NET CJ DWIANA JATI

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments