hero
Presiden Joko Widodo melepas keberangkatan bantuan kemanusiaan untuk Rohingya. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

13 September 2017, 10:45 WIB

INDONESIA

Presiden Joko Widodo melepas bantuan kemanusian tahap pertama untuk pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar hari ini. Bantuan itu diangkut oleh empat pesawat Hercules dengan totalnya mencapai 34 ton.

"Alhamdulillah pada hari ini, kita semua dapat memberangkatkan bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk pengungsi Rakhine State," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Rabu, 13 September 2017.

Pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Rohingya. (NET/Aris)



BACA JUGA:
Teka-teki di Balik Krisis Rohingya
Ini yang Dibutuhkan Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Jokowi mengatakan bantuan ini tak hanya pertama untuk pengungsi Rohingya. Dia mengatakan, "Insyaallah akan diberangkatkan bantuan kedua dan ketiga."

Isi bantuan yang disalurkan itu adalah beras, gula, susu, makanan siap saji, obat-obatan, selimut, tenda, dan peralatan lain. Menurut Jokowi, barang-barang itu sangat diperlukan oleh pengungsi Rohingya.

Total bantuan untuk Rohingya mencapai 34 ton. (NET/Aris)

 

Jokowi mengatakan bantuan itu disalurkan setelah mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Myanmar dan Bangladesh pada awal September. Hasil kunjungan itu, diputuskan pemerintah Indonesia akan mengirim bantuan untuk orang Rohingya.

Bantuan itu merupakan hasil yang didapat dari pengumpulan dana yang dilakukan oleh lembaga dan masyarakat Indonesia. Jokowi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

Hercules membawa bantuan kemanusiaan untuk Rohingya. (NET/Aris)

 

Diperkirakan bantuan itu tiba di Kota Chittagong,  Bangladesh pada Jumat pagi. Setelah itu, tim yang juga dikirim dalam misi kemanusiaan itu akan menempuh perjalanan darat sejauh 180 kilometer menuju Cox's Bazar.

Cox's Bazar merupakan wilayah penampungan sementara untuk pengungsi Rohingya. Data yang dilansir  Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Pengungsi (UNHCR) menyebut ada 270.000 orang Rohingya mencari perlindungan di Bangladesh.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments