hero
Pengunjuk rasa membawa poster Ketua DPR Setya Novanto saat aksi di depan gedung KPK, Jakarta. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

12 September 2017, 12:25 WIB

INDONESIA

Sidang perdana praperadilan penetapan tersangka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda. Hakim tunggal Cepi Iskandar menyampaikan alasan penundaan karena tidak siapnya KPK pada sidang kali ini.

"Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai termohon menyampaikan permintaan penundaan sidang," kata Cepi, saat membacakan ketetapan, Selasa, 12 September 2017. "Untuk dapat mempersiapkan surat administrasi lain."

Suasana sidang praperadilan Setya Novanto yang ditunda hingga pekan depan. (NET)

 

BACA JUGA:
Setya Novanto Tersangka
Jalan Panjang Kisah Hidup Setya Novanto

Sidang, kata Cepi, yang digelar hari ini akan dilangsungkan tiga pekan lagi. Cepi menanyakan kesiapan pemohon atau kuasa hukum Setya Novanto jika sidang ditunda hingga tiga pekan mendatang. 

Kuasa hukum Setya Novanto, Ketut Mulyana, keberatan jika sidang digelar tiga pekan lagi. "Untuk mempersingkat dan mempercepat waktu persidangan," ujar Ketut.

Kuasa hukum Setya Novanto, Ketut Mulyana. (NET)

 

Akhirnya disepakati sidang perdana akan kembali digelar pekan depan, yaitu pada 20 September 2017. Pada sidang praperadilan, Setya berupaya lepas dari jeratan status tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang ditetapkan KPK.

Ketua Umum Partai Golkar itu mendaftarkan gugatannya melawan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 4 September 2017 kemarin. Dia ditetapkan tersangka dugaan rasuah oleh Komisi pada 17 Juli 2017.

Ketua KPK Agus Rahardjo haqul yakin lembaganya akan menang di praperadilan melawan Setnov. Dia mengatakan mekanisme penetapan politikus kelahiran Bandung 61 tahun silam itu sudah sesuai prosedur.

"Pasti teman-teman dari Biro Hukum KPK mempersiapkan dalam mengadili," ujar Agus di Kompleks Parlemen. "Nanti kami ikuti saja. Bisa dong masuk materi perkara, makanya di banyak praperadilan KPK selalu sukses (menang)."

NABILLA PUTERI | CINDY MELODY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments