hero
Kartu kredit dan debit. (PIXABAY)

EDITOR : TITO SIANIPAR

7 September 2017, 14:30 WIB

INDONESIA

Bank Indonesia mengingatkan pemilik kartu debit maupun kredit agar tidak membiarkan kartunya digesek dua kali. Bagi pemilik kartu yang mendapati kartunya digesek, diminta untuk melaporkannya ke Bank Indonesia.

"Untuk melakukan pembayaran cukup dengan melakukan gesekan yang memasukkan pin data elektronik. Tidak boleh dua kali untuk alasan apapun," kata Gubernur BI Agus Martowardojo, Kamis, 7 September 2017.

Jika kasir atau merchant hendak menggesek kartu pelanggan ke mesin kasir, harus mendapat ijin pemilik kartu. "Kalau di gesek di mesin kasir mungkin niatnya baik. Tapi itu bisa mengambil profil dan informasi pemegang kartu yang harus minta izin dulu," ujar Agus.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (NET/Indra)

Agus menegaskan larangan dua kali gesek itu ada dalam Peraturan BI Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. 

"Kalau masih ada yang melakukan itu segera laporkan ke acquiring bank yang bekerjasama dengan pedagang atau merchant-merchant itu," kata Agus. "Kalau perlu lapor ke Bank Indonesia supaya ditindak," imbuh dia.

Aktivitas gesek pembayaran elektronik. (REUTERS)

Bank Indonesia, lanjut Agus, bisa menjatuhkan sanksi bagi merchant yang masih membandel melakukan itu tanpa seijin konsumernya. "Sanksinya bisa di-blacklist atau dicabut dari kewenangan menjalankannya pembayaran electronic," ujarnya.

DEA GITHA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments