hero

EDITOR : REZA ADITYA

6 September 2017, 09:30 WIB

INDONESIA

Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat hingga saat ini masih menggali motif Muhammad Akbar, membunuh istrinya, Indria Kameswari. Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar A. M Dicky mengatakan hasil pemeriksaan sementara diduga faktor ekonomi.

"Karena cekcok keluarga, tapi belum kami dalami cekcoknya, karena memang yang bersangkutan tidak kooperatif," kata Dicky, Selasa, 5 September 2017. "Dia berbelit. Kami masih menunggu penyidik."

 

 

Wajah lelah seharian koordinasi yg tak kunjung ada responnya...syabaar"????????????#Birokrasi

A post shared by Indie (@indriakameswari50) on


BACA JUGA:
Ini Alasan BNN Bantu Telisik Pembunuhan Indria‚Äč

Insiden pembunuhan Indria menyita perhatian dalam sepekan terakhir. Perempuan berusia 38 tahun itu tewas dengan luka di punggung di rumah kontrakannya di Perumahan River Valley, Palasari, Cijeruk, Bogor pada Jumat, 1 September 2017.

Peristiwa nahas itu diketahui pukul 07.30 WIB. Saat itu, anak Indria yang masih berusia 3 tahun  melapor ke keamanan kompleks bahwa ibunya tergeletak di kamar mandi rumahnya.

Tudingan mengarah langsung ke Akbar. Musababnya, saat kejadian berlangsung, suaminya itu tidak berada di tempat kejadian. Dua hari setelah insiden itu, polisi langsung meciduk Akbar di Batam.

Saat ditangkap, Akbar menggunakan identitas palsu atas nama Abdul Malik Aziz. Belum diketahui alasan pria berusia 39 tahun itu menggunakan identitas orang lain.

Setelah berita penangkapan Akbar tersebar, pihak keluarga langsung mendatangi Polres Bogor. Siti Nuraini, kakak Akbar, menguak ceckcok rumah tangga adiknya dengan Indria. 

Rumah kontrakan Indria dan Malik di Bogor (NET/DEDI JUMHANA)

 

Menurut Siti, keduanya selalu bertengkar soal masalah ekonomi. Siti tak terlalu menjelaskan apa penyebab Indria ngotot dan menuntut materi lebih kepada adiknya itu.

"Awalnya adik saya sering dipukul sama Ibu Indria," ujar Siti. "Pokoknya dia (Indria) kalau minta uang harus, sampai utang mamanya juga yang Rp 150 juta harus suaminya bertanggung jawab."

Jika tak dituruti permintaannya, kata Siti, Indria marah dan memukul suaminya. Itulah menurut Siti, adiknya mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

Siti awalnya tidak percaya dengan cerita adiknya. Namun menurut dia, Akbar kembali membuktikannya merekam dialog pertengkarannya dengan Indria. 

Pada rekaman yang didengarkan Siti, terlihat dua orang yang diduga Indria dan Akbar sedang bertengkar. Suara perempuan yang diyakini adalah Indria terdengar meminta mobil kepada suaminya. 

Muhammad Akbar, tersangka pembunuh Indria Kameswari. (ISTIMEWA)

 

"Capek otak saya. Sengsara saja, dijanjiin melulu. Mana sekarang mobil mana, mana mobilnya sekarang? Kamu buktiin saja enggak. Yang ini, yang itu ngomong saja semuanya," kutipan rekaman suara perempuan itu.

Dalam rekaman itu banyak makian dan umpatan kasar. "Baru kemarin, baru kemarin, dari dulu, dari dulu! Grand Vitara mulu Grand Vitara melulu, mana sampai sekarang. Odong-odong aja lu pakai! Kamu nggak becus!"

DEDI JUMHANA | CINDY MELODY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments