hero
SMA Taruna Nusantara Magelang. (NET/Widodo)

EDITOR : TITO SIANIPAR

5 September 2017, 17:10 WIB

KAB. MAGELANG, INDONESIA

Seorang siswa kelas X SMA Taruna Nusantara berinisial MHI mengaku mengalami bullying atau perundungan di sekolah. Ia melaporkan enam orang siswa lainnya yang dituduh menganiaya dan memukulnya.

"Kami akan mengirimkan surat pemanggilan melalui SMA Taruna Nusantara karena yang dipanggil statusnya masih anak," kata Wakil Kepala Polres Magelang Komisaris Heru Budiharto, Selasa, 5 September 2017.

"Mungkin perlu ada pendampingan, perlu ada surat kuasa oleh wali," imbuh Heru. Taruna Nusantara, lanjut dia, sebagai lembaga pendidikan juga punya prosedur sendiri agar penyidik bisa menemui para peserta didik.

Komisaris Heru Budiharto. (NET/Widodo)

"Harus melalui birokrasi SMA Taruna Nusantara. Kami baru akan memberikan surat panggilan. Sejauh ini baru berkoordinasi dengan mereka," pungkas Heru.

MIH, 15 tahun, menjadi korban bully teman-teman sekelasnya. Keluarga MIH yang tidak terima perlakuan ini, melaporkan kejadian itu ke Polres Magelang pada 2 September 2017 yang diwakili ibu MIH berinisial EC.

Polres Magelang. (NET/Widodo)

Bullying atau kekerasan oleh enam siswa terhadap MIH diduga terjadi pada Kamis, 31 Agustus 2017 malam di Graha Rajawali I, dalam lingkungan sekolah. MIH mengaku perutnya dipukul dan kemudian dipaksa berkelahi oleh temannya.

WIDODO SETIAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments