hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

5 September 2017, 19:00 WIB

KOREA UTARA

Korea Utara mengklaim telah berhasil meledakan bom hidrogen berkekuatan 100 kiloton. Uji coba dilakukan tak lama setelah peluncuran rudal antar benua yang melintas di atas Pulau Hokaido Jepang.

Jika dibandingkan dengan bom atom, bom hidrogen atau termonuklir memiliki daya ledak yang jauh lebih besar. Kekuatannya bisa 1000 kali lipat lebih besar dibanding bom atom yang menghujam Hiroshima dan Nagasaki 72 tahun silam. 

Dikutip dari Al Jazeera, Andrei Lankov, peneliti dari Universitas Kookmin, Seoul, mengatakan: bom hidrogen Korut bisa meluluhlantakan kota New York dalam sekejap. "Perangkat semacam itu bisa menguapkan seluruh kota New York, tidak akan ada yang bisa bertahan hidup," kata Lankov. 

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbincang dengan para peneliti saat memeriksa pemuatan bom hidrogen yang akan dimuat di rudal balistik antar benua (ICBM) baru, 3 September 2017. (KCNA)

Berbeda dengan bom atom yang hanya memicu terjadinya fisi--bom pemisah yang membelah atom menjadi beberapa bagian. Bom hidrogen memicu dua proses sekaligus--fisi dan fusi--saat meledak.

Ketika bom hidrogen ditembakkan, lebih dari sepertiga energi dilepaskan dalam bentuk panas, cahaya, dan beberapa radiasi seperti ultraviolet dan sinar-X. Suhu yang dihasilkan, bahkan, lebih panas daripada permukaan matahari. Panas ini mampu melelehkan materi apapun yang terpapar di pusat ledakan. Selain panas, bom hidrogen juga menghasilkan radiasi tinggi. 

ALJAZERRA | CNN

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments