EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

1 September 2017, 12:05 WIB

BANTEN, INDONESIA

Menunaikan ibadah haji memang selalu jadi impian terbesar bagi seluruh umat Muslim di dunia. Berbagai cara dan upaya pun dilakukan untuk bisa menggenapkan Rukun Islam yang terakhir itu.

Hal inilah yang juga dilakukan oleh seorang pria paruh baya bernama Fauna Sukma Prayoga. Pria yang merupakan anggota Pramuka ini berhasil menginjakan kaki di Tanah Suci dengan menggunakan sepeda. Kepergian Fauna dengan sepeda ini bukan karena alasan ekonomi. Melainkan karena ia tengah melakukan misi untuk menjelajah dunia.

Sepeda yang digunakan Fauna Kusuma pergi haji. (NET.CJ/Dea Audia Santi)

Pria asal Banten ini memang memiliki kecintaan yang besar terhadap pramuka dan menjelajah. Tapi rasa cinta itulah yang mampu mengantarkan dirinya menjadi penjelajah dunia dan satu-satunya yang berhasil masuk kedalam Ka'bah. Pria berusia 54 tahun ini memulai perjalananya pada tahun 1985. Fauna butuh waktu sekitar lima tahun untuk bisa menyelesaikan misinya tersebut.

"Kata orang Arab Saudi, saya adalah satu-satunya penjelajah dunia yang bisa masuk Ka'bah. Sebelum-sebelumnya tidak ada," kata Fauna Sukma.

Foto Fauna saat berhasil sampai Mekkah. (NET.CJ/Dea Audia Santi)

Berbagai rintangan dan hambatan enggak jarang ia temukan selama perjalanan. Bahkan ia pernah tertahan selama satu tahun di Pakistan karena kehabisan biaya. Ide menjelajah dunia pertama kali muncul dibenaknya saat Fauna masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Enggak sedikit cibiran yang datang saat ia menyampaikan keinginannya tersebut.

Tapi berkat tekad dan kepercayaan yang kuat, ia berhasil mewujudkan keinginannya.  Pada tanggal 4 Agustus 1985, Fauna resmi memulai perjalanan dunia pertamanya. Perjalanan itu dimulai dari Indonesia dan berakhir di Australia pada tahun 1990.

Beberapa dokumen Fauna saat melakukan penjelajahan hingga berhasil pergi haji. (NET.CJ/Dea Audia Santi)

Untuk bisa mengenang perjalannya tersebut, Fauna pun memutuskan untuk membangun sebuah musium di Cipocok, Banten. Ia membuka musiumnya untuk umum tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Kini, Fauna telah berprofesi sebagai seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Beliau juga aktif dalam memberikan seminar motivasi ke berbagai sekolah.

Semua ini beliau lakukan untuk memacu semangat generasi muda Indonesia agar mempunyai mimpi yang besar dan mau berusaha keras untuk mewujudkannya.

NET.CJ DEA AUDIA SANTI

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments