hero
Pesepeda motor di Jalan Rasuna Said. (NET/Romi)

EDITOR : TITO SIANIPAR

29 Agustus 2017, 08:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan pelarangan sepeda motor cuma untuk Jalan M.H. Thamrin dan Sudirman, tidak Jalan Rasuna Said. Pembatasan itu pun cuma sementara hingga fasilitas transportasi publik selesai dikerjakan.

"Ada yang mengatakan nanti saja (pelarangannya) setelah semua infrastruktur trasnpor publik selesai. Justru terbalik," kata Djarot di Balai Kota, Senin, 28 Agustus 2017. 

Menurut Djarot pelarangan sepeda motor melintas di sejumlah ruas sibuk ibu kota justru karena ada pengerjaan fasilitas publik. "Nanti kalau sudah baik, aturan tidak seketat ini. Karena semua sudah lancar," ujar dia.

Pembangunan yang mempersempit ruas Jalan Rasuna Said. (NET/Romi)

Bahkan jika semua pembangunan moda transportasi publik selesai, lanjut Djarot, warga punya banyak pilihan. Kalau sudah selesai semua, saya minta pembatas Transjakarta dibongkar. Pembatas jalur cepat dan lambat juga dibongkar," kata Djarot.

Larangan melintas bagi sepeda motor selama ini berlaku untuk ruas jalan MH Thamrin dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Aturan itu berlaku sepanjang hari sejak pukul 06.00 hingga 23.00 WIB.

Uji coba pelarangan motor di Jalan Sudirman dan Thamrin ini mulai 12 September 2017 hingga 10 Oktober 2017. Untuk saat ini pemerintah sedang mengadakan sosialisasi terhadap aturan pelarangan roda dua tersebut.

IRNANDO YOSEPH

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments