hero
Polisi menunjukkan barang bukti saat gelar perkara kasus penipuan PT First Travel. (ANTARA/Reno Esnir)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

22 Agustus 2017, 16:40 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Badan Reserse Kriminal Polri menyita aset-aset bos PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) terkait dugaan penggelapan dan penipuan. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan ada tujuh bangunan yang disita penyidik.

"Pertama aset yang dimiliki yaitu rumah di Sentul City," kata Herry di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2017.

Rumah mewah milik bos First Travel yang disita polisi. (NET/Wisnu Adi)

Rumah di Sentul City itu adalah rumah mewah milik Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, pasangan pemilik First Travel. Rumah beralamat di Jalan Venesia Selatan Nomor 99 RT 01 RW 05 Sumur Batu, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bangunan lain yang disita adalah rumah di Komplesk Vasa Cluster, Jalan Kebagusan Dalam 4, Nomor 5, Kavling D, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.  "Ini rumah yang masih ditinggali," tambah Herry.

Polisi juga menyita rumah kontrakan di Jalan Benda Raya Gang Bambu Kuning, Nomor 15, RT 05 RW 04, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kantor First Travel di Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan disegel polisi. (NET/Octa Barry)

Selain rumah, bangunan lain yang disita adalah kantor PT First Travel. Masing-masing di kantor First Travel Building Jalan Radar Auri Nomor 1 Cimanggis, Depok; kantor PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) di GKM Tower Jalan TB. Simatupang Kavling 896 Lantai 16, Jakarta Selatan; dan kantor First Travel VIP Lounge di Geduk Atrium Mulia Suite 101 Jalan HR. Rasuna Said, Kav B 10/11.

Tidak hanya rumah dan kantor, polisi juga menyita butik Anniesa Hasibuan di Gedung Promenade Nomor 20 Unit F dan G di Jalan Bangka Raya, Kemang, Jakarta Selatan.

Barang bukti lain yang disita adalah lima unit mobil, terdiri dari Volkswagen Caravelle, Mitsubishi Pajero, Toyota Vellfire, Daihatsu Sirion dan Toyota Fortuner. Polisi masih menelusuri 11 mobil lain terkait kasus ini karena sudah berpindah tangan atau dijual. 

Mobil bos First Travel yang disita polisi. (NET)

Menurut Herry, aset bos First Travel ini menjadi tantangan dalam penyidikan. "Aset-aset terus bertambah dan berkembang, karena dalam beberapa pemeriksaan kami menemukan aset hasil penyelidikan atau informasi dari masyarakat. Kami tanyakan ke dia, baru dia bilang oh iya itu saya lupa," ujar Herry.

Dari hasil penggeledahan di sejumlah lokasi, polisi menyita ponsel, dokumen data jemaah, hingga senjata jenis airsoft gun dan pistol. Polisi menyita 8 airsoft gun dan 1 pucuk pistol. "Ada yang berizin, ada yang tidak berizin. Di dalamnya terdapat 10 butir peluru tajam," jelas Herry.

Airsoft Gun dan boks berisi dokumen dan paspor. (NET/Mayfree Syari)

BACA JUGA:
Ini Total Duit Calon Jemaah yang Diambil First Travel

Kesimpulan sementara polisi, aset-aset tersebut dibeli dari uang yang diperoleh dari sebagian besar jemaah. "Disalahgunakan untuk kepentingan sendiri, seperti dugaan pembelian rumah, mobil, saham-saham perusahaan, membiayai operasional butik yang dijalankan oleh tersangka Anniesa Hasibuan dan membeli aset berupa tanah dan bangunan," pungkas Herry.

MAYFREE SYARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments