hero
(ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Agustus 2017, 13:50 WIB

INDONESIA

Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap jumlah duit fantastis yang didapat First Travel. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak mengatakan total ada Rp 848 miliar duit calon jemaah yang raib.

"Modusnya mereka (First Travel) memberikan penawaran kepada jemaah paket murah," kata Herry, di kantorya, Selasa, 22 Agustus 2017.

Barang yang disita dari dugaan tindak pidana penipuan First Travel. (NET/Mayfree)

 

Bagaimana First Travel bisa mendapatkan duit jemaah sebanyak itu? Herry mengisahkan biro perjalanan spiritual itu sejak bulan Desember 2016 hingga Mei 2017, telah menggaet 72.682 calon jemaah umroh. 

Modus mereka bisa mendapatkan ribuan jamaah itu dengan gampang, kata Herry, menebar promo "Harga Kaki Lima, Fasilitas Bintang Lima". Biaya yang ditawarkan biro perjalanan itu untuk umrah hanya Rp 14 juta. 

Jumlah itu di bawah ketentuan Kementerian Agama yang mencapai Rp 20 juta per orangnya untuk perjalanan umrah. Dari 72.682 yang mendaftar, baru 14 ribu orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci. 

Tiga tersangka First Travel. (NET/Mayfree)

 

Sisanya, sebanyak 58.682 calon jemaah tak jelas kapan diberangkatkannya.  Menurut Herry, para calon jemaah umrah yang belum diberangkatkan ini protes ke First Travel. 

Namun protes mereka bukannya ditanggapi, melainkan dimintai duit tambahan untuk mempercepat keberangkatan. Sebagian jemaah menolak mengirimkan duit tambahan, mereka memilih melaporkan hal itu ke polisi.

Jika ditotal,  Rp 14 juta dikalikan dengan 58.682 jamaah yang belum berangkat, maka First Travel meraup duit sebesar Rp 848 miliar.

Kantor First Travel yang digeledah di Depok. (ANTARA)

 

Dari dana sebanyak itu, biro  perjalanan tersebut bahkan masih memiliki utang pada pengelola jasa tiket sebesar Rp 85 miliar. Tak hanya itu, mereka juga punya utang di salah satu hotel di Arab Saudi senilai Rp 24 miliar. 

Herry mengatakan lembaganya meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tujuannya, untuk menyelidiki ke mana aliran duit ratusan miliar punya calon jemaah yang dibayarkan ke First Travel.

MAYFREE SYARI

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments