hero
Menpora menemui tim sepak takraw putri Indonesia. (kemenpora.go.id)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

21 Agustus 2017, 13:50 WIB

MALAYSIA

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menilai keputusan wasit merugikan tim sepak takraw putri Indonesia di arena SEA Games 2017. Imam menyaksikan langsung pertandingan Indonesia melawan tuan rumah Malaysia di Stadium Tasik Titiwangsa, Kuala Lumpur, Minggu malam. Ia menyesalkan beberapa keputusan wasit utama Muhammad Radi asal Singapura.

"Saya melihat langsung dengan mata kepala sendiri. Mestinya dipimpin wasit yang netral, yang hanya berpihak pada sportivitas. Tapi beberapa fakta kita lihat di situ memang ada kejanggalan demi kejanggalan," kata Imam di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia, Kuala Lumpur, Senin, 21 Agustus 2017.

Menteri Imam menemui tim takraw putri Indonesia setelah mundur saat melawan Malaysia. (Twitter/@imam_nahrawi)

Menurut Imam lebih dari 5 kali servis yang seharusnya menjadi poin untuk tim Indonesia. Namun wasit justru menganggapnya sebagi fault. Keputusan wasit itu menjadi keuntungan untuk tim Malaysia dalam pertandingan final beregu putri itu.

"Saya sependapat dengan keputusan ketua sepak takraw dan pelatih yang walk out, karena sudah berulang-ulang protes di situ," kata Imam.

Minggu malam, tim sepak takraw putri Indonesia memutuskan mundur dari pertandingan menghadapi Malaysia. Tim merasa dirugikan kepemimpinan wasit Muhammad Radi.

Wasit Muhammad Radi asal Singapura menganggap servis pemain Indonesia fault. (YOUTUBE/SEA GAMES 2017)

Dari set pertama dimulai Lena yang melakukan servis dianggap wasit melakukan fault sebanyak 3 kali. Set pertama berakhir dengan keunggulan Malaysia 22-20.

Di set kedua, tekong Lena pun dianggap fault sebanyak 5 kali. Keputusan itu membuat para pemain akhirnya memutuskan meninggalkan pertandingan. 

"Saya sendiri tidak merasa mengangkat kaki ketika tekong, tapi kenapa di-fault oleh wasit, bahkan sampai 8 kali. Itulah yang membuat kami memutuskan berhenti. Kami merasa dirugikan oleh wasit," kata Lena seperti dilansir laman Kemenpora. 

Tim takraw putri Indonesia mundur dari pertandingan. (YOUTUBE/SEA GAMES 2017)

Pelatih Kepala tim takraw putri Indonesia Asry Syam sempat menghampiri wasit untuk melakukan protes, namun wasit menolak protes itu. Asisten Pelatih Abdul Gani menyayangkan keputusan wasit tersebut. "Wasit sangat terlihat membela tuan rumah. Beberapa tekong kita di-fault," kata Abdul. 

Usai memutuskan mundur, Menpora Imam mendatangi tim takraw. Imam menggunggah video di akun Twitter pribadinya.

GARRY AKITHA | KEMENPORA

 

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments