hero
Fariza Putri Salsabila (kiri) dan Ruth Cheline Eglesya Purba (kanan). (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

17 Agustus 2017, 18:10 WIB

INDONESIA

Perayaan upacara hari kemerdekaan tak lepas dari tim Pasukan Pengibar Bendera Puska (Paskibraka). Ada dua tim yang diterjunkan, yaitu Tim Putih dan Tim Merah.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan pada upacara pengibaran bendera tadi pagi, Tim Putih, yang bertugas.

"Secara resmi didaulat untuk bertugas pada acara tersebut," ujar Bey, dalam keterangannya, Kamis, 17 Agustus 2017. Adapun pembawa baki duplikat bendera pusaka diamanatkan kepada Fariza Putri Salsabila.

 

#teamJATIM Fariza Putri Salsabila Puteri Kota Blitar #pasrepindo #paskibrakanasional2017

A post shared by CALON PASKIBRAKA NASIONAL 2017 (@paskibrakanasional2017) on

Fariza merupakan siswa dari Sekolah Menengah Atas 1 Kota Blitar. Dia merupakan anak dari pasangan Rudi Hendratno dan Ary Ariawati.

Fariza berhasil lolos menjadi pembawa baki dari lima orang rekannya sesama Paskibraka. Terpilihnya Fahriza atas instruksi dari Kepala Garnisun Jakarta.

Dia pada saat gladi bersih kemarin menjadi peserta terakhir yang dites kelayakannya ketika membawa baki. Di momen berkesan hari ini, Fariza terpilih menjadi pembawa sang saka merah putih.

Pembawa Bendera Merah Putih Fariza Putri Salsabila (tengah) membawa duplikat bendera pusaka. (ANTARA)

 

Tiga siswa lainnya yang berasal dari kelompok 8 dan didapuk mengibarkan bendera adalah rahmat Hersa Widiatmoko dari Kalimantan Barat. Kemudian ada Rianto Fajriansyah sebagai pembentang dari Provinsi Bengkulu.

Serta Agus Putra Pratama Yudha sebagai penarik bendera yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat. Para siswa itu terlihat lancar dalam menjalankan 'tugas negara'.

Mereka dipimpin langsung Komandan Kompi Paskibraka Kapten Priya Firmansyah. Firmansyah bertugas sebagai Dankipan B Raiders 300 Dam III/Slw. Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2008.

Di upacara penurunan bendera, giliran Tim Merah yang bertugas. Pembawa bakinya adalah Ruth Cheline Eglesya Purba. Ruth adalah siswi dari Sekolah Menengah Atas 2 Binjai, Sumatera Utara. 

 

#teamSUMUT Ruth Cheline Eglesya Purba Puteri Kota Binjai #pasrepindo #paskibrakanasional2017

A post shared by CALON PASKIBRAKA NASIONAL 2017 (@paskibrakanasional2017) on

Ruth sama seperti Fariza, dia adalah satu dari enam kandidat yang didapuk menjadi pembawa baki. Kepala Garnisun Jakarta memilinya sebagai pembawa bendera pusaka setelah upacara penurunan.

Turut mendampingi Ruth dalam Tim Merah adalah Muhammad Arifin dari Gorontalo dan Muhammad Wildan Arsyad dari Jawa Timur, sebagai pengerek bendera. Serta Alfares Deo Simangunsong dari Kalimantan Timur sebagai pembentang.

Ruth pembawa baki penurunan bendera pusaka. (NET)

 

 

TIM LIPUTAN | BIRO PERS KEPRESIDENAN

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments