hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

11 Agustus 2017, 18:30 WIB

KOREA SELATAN

Anak muda dan remaja di Korea Selatan tampaknya mulai bosan datang ke tempat yang itu-itu saja untuk mencari hiburan. Mal, bioskop, kafe atau restoran sudah terlalu sering jadi pilihan, hingga kini sebuah tren baru pun muncul, yaitu kafe pemancingan.

Tak hanya satu atau dua, di wilayah sekitar kampus-kampus di Seoul sudah ada kurang lebih 50 kafe pemancingan yang menjadi incaran anak muda.  Kafe pemancingan ini menjadi sangat menarik karena di dalam area kafe, pengunjung bisa memancing ikan di kolam indoor.

Memancing dengan penuh nyaman. (TRAZY)
 

Salah satu kafe pemancingan "Love Fishing Cafe" di Hongdae, Seoul, bahkan menyiapkan hingga 1.500 ekor ikan di dalam kolamnya. Ini untuk memudahkan para pemancing remaja mendapat ikan. Enggak heran kan kalau mereka jadi ketagihan memancing di kafe, karena lebih mudah daripada memancing di danau atau laut terbuka.

“Saya enggak pernah memancing sebelumnya. Tapi di sini saya sudah berhasil mendapat 10 ikan.” Ungkap Kim, mahasiswa berusia 22 tahun. “Memancing ternyata lebih mudah dari yang saya bayangkan sebelumnya,” tambahnya lagi.

Kafe dengan konsep unik ini menarik minat anak muda. (KOREA HERALD)
 

Meski begitu, bukan hanya anak muda yang menggemari kafe pemancingan ini, para orang tua yang sejak lama hobi memancing juga tertarik dengan konsep unik ini.

 “Memancing di kafe pemancingan, sama menyenangkannya dengan memancing di lokasi outdoor.” Kata Choi Seok-kwan, pria berusia 57 tahun yang hobi memancing. Yang lebih menguntungkan, di kafe pemancingan ia tak perlu khawatir dengan cuaca mendung atau angin kencang yang bisa menghentikan waktu memancingnya kapan saja.

Alat pancing sudah disediakan di sini. (TRAZY)
 

Di “Love Fishing Cafe”, pengunjung hanya dikenai biaya 9 ribu won atau sekitar 100 ribuan rupiah untuk memancing selama satu jam, jauh lebih murah dari biaya memancing outdoor di Korea. Selain itu, ikan hasil tangkapan harus ditukar dengan souvenir seperti kipas angin mini, pengisi batere telepon seluler, tongsis, dan lainnya, tergantung banyaknya ikan yang terpancing.  

Pengunjung tidak diperkenankan membawa pulang ikan hasil tangkapan,  karena ikan akan dikembalikan ke dalam kolam setelah pengunjung menukarnya dengan suvenir.

Hasil pancingan bisa ditukarkan dengan aneka suvenir ini. (TRAZY)
 

Sejak dibuka pada 2015, “Love Fishing Cafe” cukup ramai dikunjungi baik oleh penggemar memancing atau oleh pasangan anak muda yang mencari aktivitas menyenangkan terbaru untuk dilakukan.  Ada sekitar 50 pengunjung setiap hari biasa dan setiap akhir pekan pengunjung bisa bertambah hingga 150 orang.

Kafe pemancingan ini juga turut menjadi daya tarik bagi para wisatawan mancanegara yang ingin merasakan pengalaman memancing indoor di dalam kafe di Korea. Wah, sepertinya seru ya kalau di Indonesia dibuat juga kafe pemancingan seperti ini? Daripada cuma nongkrong sambil main gadget di kafe, lebih baik asah kesabaran dan skill baru memancing.

Suasana kafe mancing di kawasan Hongdae, Seoul. (KOREA HERALD)
 

KOREA HERALD |TRIPADVISOR

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments