hero
Johannes Marliem merupakan saksi kunci e-KTP. (FACEBOOK/johannesmarliem)

EDITOR : TITO SIANIPAR

11 Agustus 2017, 20:59 WIB

INDONESIA

Johannes Marliem, saksi yang memegang bukti korupsi pengadaan KTP elektronik atau e-KTP tewas dengan luka tembakan di kediamannya di Los Angeles, Amerika. Sebagian menyebutnya tewas bunuh diri dengan menembak diri sendiri.

"Johannes merupakan saksi kunci kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang kini ditangani KPK," kata juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah, Jumat, 11 Agustus 2017. "Dalam kasus yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka itu, nama Johannes kerap muncul dalam beberapa waktu terakhir."

Menurut Febri, nama Johannes setidaknya 25 kali disebutkan jaksa dalam persidangan kasus tersebut. "Johannes disebut sudah aktif sejak awal, dalam pertemuan dan pembahasan proyek yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu," ujarnya.

Setya saat diperiksa KPK Juli 2017. (ANTARA)

Johannes diketahui tewas pada Rabu, 9 Agustus 2017 malam di kediamannya di North Edinburgh Avenue, Los Angeles. Laman Los Angeles Times melaporkan bahwa ketika itu ada laporan penyekapan dan penyanderaan di salah satu rumah.

Penyanderaan itu disebutkan bermula sejak pukul 16.30 waktu setempat. "Ada seorang pria yang memegang anggota satu keluarga sebagai sandera dan mengancam," kata anggota kepolisian Los Angeles Sersan Ed Villalta.

Suasana sekitar lokasi penembakan. (TWITTER/cbslatom)

Kontan situasi itu membuat suasana mencekam. Beberapa ruas jalanan di sekitar area itu ditutup. Puluhan polisi hingga penyidik federal FBI memenuhi lokasi. Sekitar pukul 20.40 negosiator mencoba berinteraksi dengan si penyandera.

Usaha itu gagal, hingga sekitar pukul 23.00, terdengar bunyi tembakan. Menurut Zigmund Gron, salah satu warga di situ, ia mendengar setidaknya 20 kali tembakan hingga 30 kali. "Saya tidak yakin itu berasal dari polisi," kata Gron.

Ilustrasi korupsi pengadaan e-KTP. (NETZ)

Marliem merupakan penyedia produk Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Dia disebut memiliki catatan dan rekaman pertemuan para tokoh yang terlibat.

TIM LIPUTAN NET

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments