hero
Serda Wira di akun Instagram miliknya. (INSTAGRAM/18wirasinaga)

EDITOR : REZA ADITYA

11 Agustus 2017, 14:00 WIB

INDONESIA

Komandan Resor Militer 031 Wirabima Brigadir Jenderal Abdul Karim mengatakan Sersan Dua Wira Sinaga, yang memukul anggota polisi Bripda Yoga Vernando di Pekanbaru, sakit jiwa. Dalam rekam medisnya, Wira kerap bertingkah aneh.

"Dari hasil pemeriksaan pada 27 April 2015, yang bersangkutan mengalami gejala depresi," kata Karim, di kantornya, Jumat, 11 Agustus 2017. 

Brigjen Abdul Karim mempertunjukan Serda Wira di dalam tahanan. (NET)



BACA JUGA:
Viral Tentara Pukul Anggota Polisi di Pekanbaru, Ini Respons TNI
Begini Kronologi Tentara Pukul Polisi yang Jadi Viral

Menurut Karim, Wira tercatat pernah melakukan tindakan nakal lebih dari satu kali. Wira, kata Karim, pada 2015 dihukum satu bulan 20 hari di dalam tahanan karena tidak masuk dinas 11 hari tanpa keterangan.

Pada saat itu, Wira baru selesai bertugas dari Papua. "Setelah menjalani hukuman, dia dipindahkan ke Korem Padang. Jadi kalau sakit depresi itu tidak cocok lagi di satuan tempur," ujar Karim.

Di Padang, ujar Karim, Wira membuat ulah dengan satuan polisi lalu lintas di provinsi Sumatera Barat itu. "Kejadian itu karena ada sakit depresi dan dia dikembalikan ke Korem 031 Wirabima."

Serda Wira pemukul polisi mendekam di dalam sel Denpom Pekanbaru. (NET)

 

Karim mengatakan Wira tidak diberi jabatan strategis di Korem 031 Wirabima. "Karena dia sebulan sekali konsul ke dokter jiwa. Sampai saat ini yang bersangkutan masih dalam perawatan."

Menurut Karim, Wira dalam bertugas mau pun kesehariannya harus didampingi satu orang personel TNI. Tujuannya, menghindari tentara muda itu melakukan tindakan di luar kontrol.

 

Namun pada Kamis kemarin, Wira sedang tidak didampingi rekannya. Itulah sebabnya dia berbuat brutal dengan memukul Bripda Yoga Vernando.

"Kemarin itu lepas, mungkin suatu waktu dia tenang, suatu waktu lagi nyeleneh seperti yang kita lihat," ujar dia. Karim juga mengakui dalam berkendara, Wira tak pernah mengenakan helm.

Serda Wira di akun Instagram miliknya. (INSTAGRAM/18wirasinaga)

 

Itulah sebabnya, dia ditegur oleh Bripda Yoga. Bukannya patuh saat ditegur, Wira malah berbuat brutal dan videonya menjadi viral.

Karim mengatakan kelainan jiwa yang dialami Wira tak menjadi alasan. Institusinya tetap akan memberikan ganjaran keapda tentara muda itu. Wira kini mendekam di dalam sel Detasemen Polisi Militer Pekanbaru.

OKI SULISTIO

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments